Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Empat Daerah di Kalsel Usul PSBB, Pemprov Kapan?

- Apahabar.com Jumat, 24 April 2020 - 14:19 WIB

Empat Daerah di Kalsel Usul PSBB, Pemprov Kapan?

Sekda Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makie. Foto-apahabar.com/Rizal

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekertaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Abdul Haris Makie mengungkapkan ada empat daerah yang mengusulkan agar diterima menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Masing-masing Kabupaten Banjar, Barito Kuala (Batola), Tanah Bumbu, dan Kota Banjarbaru.

“Hari ini sedang kita proses empat kabupaten dan kota, yang berdekatan dengan kota Banjarmasin agar lebih maksimal PSBB di kota ini,” kata Abdul Haris ditemui usai serah terima Bantuan APD di Sekretariat DPD Partai Golkar Kalsel, Jumat (24/4) pagi.

Secara geografis, tiga kabupaten/kota di antaranya yang paling dekat dengan Ibu Kota Provinsi Kalsel. Banjar, Batola dan Banjarbaru.

Selain itu, usulan PSBB di kabupaten karena adanya penularan lewat lokal transmisi. Disamping itu peningkatan jumlah kasus Covid-19 cukup signifikan.

Kabupaten Batola dan Tanbu menjadi dua daerah dengan pertumbuhan jumlah positif cukup tinggi. Selain karena klaster Gowa juga lokal transmisi.

“Tanah Bumbu juga peningkatanya sangat tinggi sehingga ini peru di lakukan PSBB,” sebut Haris.

Lantas bagaimana dengan pemerintah provinsi Kalsel sendiri, apakah tertarik usul PSBB juga?

Haris yang juga menjabat Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel menyebut secara keseluruhan, bahwa Pemprov belum berfikir sejauh itu.

Alasnya, tekan Haris, ada persyaratan-persayaratan tertentu yang harus dipenuhi.

Sementara itu, berbeda dengan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

Pasalnya sehari sebelumnya, setelah menghadiri Rapat Paripurna LKPj di Sekretariat DPRD Kalsel, Sahbirin mengatakan PSBB provinsi sedang di proses.

“Lagi di proses sama ketua harian. lagi di proses,” kata Sahbirin yang juga mejabat sebagai Ketua GTPP Covid-19 Kalsel.

Sekadar informasi, penerapan PSBB diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yang diteken Jokowi pada Selasa, 31 Maret lalu.

Sementara itu, detail termasuk syarat-syarat mengenai PSBB dituangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk mendapatkan status PSBB, setiap wilayah harus memenuhi kriteria:

1. Jumlah kasus dan atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.

2. Terdapat kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain. Adapun permohonan penetapan diajukan oleh gubernur/wali kota/bupati. Permohonan dari gubernur untuk lingkup satu provinsi atau kabupaten/kota tertentu.

Adapun permohonan penetapan diajukan oleh gubernur/wali kota/bupati. Permohonan dari gubernur untuk lingkup satu provinsi atau kabupaten/kota tertentu.

Sementara, permohonan dari bupati/wali kota untuk lingkup satu kabupaten/kota.
Selain itu, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 juga dapat mengusulkan kepada Menteri Kesehatan untuk menetapkan PSBB.

Nantinya, mereka yang mengajukan permohonan PSBB harus disertai dengan data:

1. Peningkatan jumlah kasus menurut waktu yang disertai kurva epidemiologi.

2. Penyebaran kasus menurut waktu disertai peta penyebaran menurut waktu.

3. Kejadian transmisi lokal yang disertai hasil penyelidikan epidemiologi yang menyebutkan telah terjadi penularan generasi kedua dan ketiga.

Selain itu, harus disertai pula penyampaian informasi kesiapan daerah mengenai kesediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengaman sosial dan aspek keamanan.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dandim 1001/Amuntai-Balangan: Wartawan Merupakan Mata dan Telinga TNI  
apahabar.com

Kalsel

Pol PP Banjarmasin Ngamuk, Tunjangan Kinerja Dihapus?
apahabar.com

Kalsel

Undang Wartawan, Balai Bahasa Soroti Penggunaan Kata Media Massa
apahabar.com

Kalsel

Bocah SD Rasakan Langsung Berkah di Puncak Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

DPRD Harapkan Pertambangan di Kalsel Lebih Tertata
apahabar.com

Kalsel

Warga Kuin Kacil Banjarmasin Segera Rasakan Pembangunan
banjir kalsel

Infografis

Dahsyatnya Banjir Kalsel, 65 Ribu Jiwa dari 5 Kabupaten Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Jajaran Bawaslu Kalsel Di-Rapid Test, Begini Hasilnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com