ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Dorong Zona Merah Terapkan PSBB

- Apahabar.com Sabtu, 11 April 2020 - 14:57 WIB

Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Dorong Zona Merah Terapkan PSBB

Gubernur Kalteng sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19, Sugianto Sabran. Foto-apahabar.com/Tiva

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kasus positif Covid 19 di Kalimantan Tengah, terjadi peningkatan. Kini sudah ada 6 wilayah masuk dalam zona merah.

Enam wilayah itu yakni Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Kapuas dan Katingan, masuk zona merah.

Dari situ, dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19. Satu pasien positif berasal dari Kapuas dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) dari Kotawaringin Timur.

Apabila hasil swab PDP ternyata positif corona, membuat case fatality rate (CFR) atau pesentase angka kematian di Bumi Tambun Bungai menjadi 8 persen. Itu di atas angka kematian nasional.

Melihat fenomena tersebut, Gubernur Kalteng selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat, Sugianto Sabran melalui Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dr Suyuti Syamsul, mendorong wilayah zona merah dapat menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

“Sampai saat ini pilihan kebijakan yang tersedia untuk membatasi Covid 19 secara efektif hanya PSBB. Memang jauh dari harapan, tapi inilah yang tersedia,” kata Suyuti, Sabtu (11/4).

Setelah kepala daerah di kabupaten/kota mengajukan permintaan PSBB ke gugus tugas provinsi, maka surat permohonan akan dikaji.

Terutama untuk mengukur sejauh mana masalah yang dihadapi sehingga harus diberlakukan PSBB. Jika memenuhi syarat Kementerian Kesehatan RI, maka PSBB akan diberlakukan.

Menurutnya, kepala daerah berhak mengajukan pemberlakuan PSBB di daerahnya. Karena sebelum diberlakukan pengkajian masalah oleh tim gugus tugas.

Bukan hanya dilihat dari segi kesehatan, namun kompleksitas masalah lain juga akan diperhatikan. Seperti kebutuhan dasar hidup masyarakat.

“Ini bisa diskusikan porsinya antara kabupaten/kota dengan provinsi. Jangan sampai kabupaten/kota tidak mau refokusing realokasi anggaran karena semuanya berharap provinsi yang tanggung,” imbuhnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Polresta Palangka Raya Tempatkan Petugas di RS Rujukan Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Update Corona di Kalteng, Puluhan PDP Tunggu Hasil Lab
apahabar.com

Kalteng

Polres Kobar Perketat Penjagaan di RS, Ada Apa?
apahabar.com

Kalteng

Teror Buaya di Sampit, BKSDA Tebar Jerat di Parit
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Pecahkan Rekor di Tablig Akbar bersama Habib Umar
apahabar.com

Kalteng

Kubur Korban Dibongkar, Keluarga Tuntut Autopsi Lagi
apahabar.com

Kalteng

Buka Akses Transportasi ke Desa, Dishub Kobar Bakal Gandeng Damri
apahabar.com

Kalteng

Cari Kerja, Ribuan Orang Serbu Kotawaringin Barat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com