Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Dorong Zona Merah Terapkan PSBB

- Apahabar.com Sabtu, 11 April 2020 - 14:57 WIB

Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Dorong Zona Merah Terapkan PSBB

Gubernur Kalteng sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19, Sugianto Sabran. Foto-apahabar.com/Tiva

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kasus positif Covid 19 di Kalimantan Tengah, terjadi peningkatan. Kini sudah ada 6 wilayah masuk dalam zona merah.

Enam wilayah itu yakni Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Timur, Kapuas dan Katingan, masuk zona merah.

Dari situ, dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19. Satu pasien positif berasal dari Kapuas dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) dari Kotawaringin Timur.

Apabila hasil swab PDP ternyata positif corona, membuat case fatality rate (CFR) atau pesentase angka kematian di Bumi Tambun Bungai menjadi 8 persen. Itu di atas angka kematian nasional.

Melihat fenomena tersebut, Gubernur Kalteng selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat, Sugianto Sabran melalui Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah dr Suyuti Syamsul, mendorong wilayah zona merah dapat menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

“Sampai saat ini pilihan kebijakan yang tersedia untuk membatasi Covid 19 secara efektif hanya PSBB. Memang jauh dari harapan, tapi inilah yang tersedia,” kata Suyuti, Sabtu (11/4).

Setelah kepala daerah di kabupaten/kota mengajukan permintaan PSBB ke gugus tugas provinsi, maka surat permohonan akan dikaji.

Terutama untuk mengukur sejauh mana masalah yang dihadapi sehingga harus diberlakukan PSBB. Jika memenuhi syarat Kementerian Kesehatan RI, maka PSBB akan diberlakukan.

Menurutnya, kepala daerah berhak mengajukan pemberlakuan PSBB di daerahnya. Karena sebelum diberlakukan pengkajian masalah oleh tim gugus tugas.

Bukan hanya dilihat dari segi kesehatan, namun kompleksitas masalah lain juga akan diperhatikan. Seperti kebutuhan dasar hidup masyarakat.

“Ini bisa diskusikan porsinya antara kabupaten/kota dengan provinsi. Jangan sampai kabupaten/kota tidak mau refokusing realokasi anggaran karena semuanya berharap provinsi yang tanggung,” imbuhnya.

Reporter: Ahc23
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

KPU Palangka Raya Siapkan Fasilitas Tes CAT untuk PPS
apahabar.com

Kalteng

Bank Kalteng Realisasikan Dana CSR di Barut Rp 600 Juta Lebih
apahabar.com

Kalteng

Kendaraan Tambang Melintas di Jalan Umum, Bupati Barut Dibuat Gerah

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Tambah 7 Kasus Positif, Semua dari Kecamatan Selat
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng: Jangan Ada Pungli Saat Penerimaan CPNS
apahabar.com

Kalteng

Kejari Kapuas dan Pemkab Jalin Kerjasama
Tim Pemenangan

Kalteng

Tim Pemenangan 02 Optimistis Petahana Kembali Terpilih
apahabar.com

Kalteng

Ditsamapta Polda Kalteng Bagikan Air Mineral Gratis ke Massa Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Palangka Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com