Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Hadapi Kemarau, Paman Birin Instruksikan Segera Bersiap

- Apahabar.com Jumat, 24 April 2020 - 13:22 WIB

Hadapi Kemarau, Paman Birin Instruksikan Segera Bersiap

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin saat membagikan masker ke salah satu warga di Banjarmasin. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARBARU – Menghadapi musim kemarau tahun ini, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mulai mengambil langkah antisipasi dini terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Paman Birin, begitu ia karib disapa, menginstruksikan agar setiap kabupaten dan kota memetakan daerah rawan kebakaran.

Saat meninjau kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Jumat (24/4) pagi, Paman Birin menekankan, pemetaan daerah rawan tersebut penting untuk dilakukan mulai saat ini.

“Jangan sampai saat musibah terjadi, semuanya baru melakukan persiapan,” katanya saat meninjau persiapan antisipasi bencana alam kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun 2020.

Didampingi Kepala BPBD Wahyuddin, Paman Birin juga melakukan koordinasi terkait kesiapan personel dan peralatan.

Dengan begitu, ia ingin memastikan, jajarannya dapat mengantisipasi sedini mungkin kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di seluruh wilayah Kalsel.

“Jelang pergantian musim, mari kita mengantisipasi terjadinya bencana alam Karhutla. Seluruh pihak terkait baik di provinsi maupun kabupaten kota agar melakukan persiapan,” katanya.

Melalui pemetaan daerah rawan Karhutla, kata dia, seluruh pihak terkait, bisa melakukan langkah-langkah strategis sejak dini, untuk meminimalisasi terjadinya bencana Karhutla di Kalsel.

Sebagaimana diketahui, Kalsel merupakan salah satu provinsi rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Kondisi geografis yang banyak lahan rawa dan gambut serta perilaku sebagian warga, yang cenderung memilih membakar lahan untuk bercocok tanam, alasan kuat penyebabnya.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sastrawan HST Dominasi Penghargaan di Aruh Sastra ke XVI
apahabar.com

Kalsel

Simak Alasan Kepala RSUD H Hasan Basry Kandangan Tutup IGD
apahabar.com

Kalsel

Kendala Pencarian ABK Trans Power yang Lenyap di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Alokasi Anggaran Stadion 17 Mei ‘Bermasalah’, Kadispora Kalsel Bungkam
apahabar.com

Kalsel

ABK Tugboat Meninggal di Perairan Sungai Barito, Dievakuasi Ala Covid-19
apahabar.com

Kalsel

‘Ditalak’ Pemkab Batola, BPJS Tekankan Pepatah Sedia Payung Sebelum Hujan
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Tak Punya Wewenang Urus Sumur Rusak, LSM: Krisis Kepercayaan
apahabar.com

Kalsel

Atraksi Kuntau Siap Tampil di Harjad Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com