Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Harga Anjlok Imbas Corona, Peternak Ayam Broiler di Kalsel Menjerit

- Apahabar.com Senin, 20 April 2020 - 14:45 WIB

Harga Anjlok Imbas Corona, Peternak Ayam Broiler di Kalsel Menjerit

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Para peternak ayam broiler di Kalimantan Selatan (Kalsel) kian menjerit di tengah hantaman wabah virus Corona (Covid-19).

Bagaimana tidak, dikutip dari arborge.com, salah satu akun terpercaya daftar harga ayam broiler di Indonesia, harga Kalsel khususnya Banjarmasin berkisar Rp 11.500 Р12.000 per kilogram.

“Harga ayam broiler di peternak bisa disebut anjlok,” ucap Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Birhasani kepada¬†apahabar.com, Senin (20/4) siang.

Harga normal ayam broiler di peternak, kata dia, biasanya berkisar antara Rp18.000-20.000 per kilogram.

“Sedangkan harga normal di pedagang berkisar Rp30.000-35.000 ribu per kilogram,” katanya.

Jika harga ayam di peternak hanya mencapai Rp11.500-12.000 per kilogram, maka harga di pedagang berkisar Rp20.000-25.000 per kilogram.

“Kalau pedagang tak jadi masalah, yang rugi itu para peternak. Kalau ayam itu ditahan, maka malah semakin merugi,” bebernya.

Banyaknya rumah makan dan bisnis catering yang tutup imbas dari penyebaran wabah virus Corona diduga kuat menjadi penyebab utama anjloknya harga ayam broiler di pasaran.

“Ini dikarenakan tingkat produksi lebih tinggi dibandingkan permintaan masyarakat. Begitulah sudah hukum ekonomi. Para peternak salah prediksi,” sebutnya.

Ia sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertenakan dan Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan ihwal problematika tersebut.

“Kami meminta dinas terkait untuk mengurangi tingkat produksi ayam broiler di Kalsel,” bebernya.

Tak hanya itu, ia juga telah ikut membantu mempromosikan ayam broiler ke Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Kita juga akan menggelar operasi pasar nanti,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sepuluh Bulan Terakhir, 5.546 Istri Gugat Cerai Suami di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

KPU Kalsel: Tak Lapor Kekayaan Legislator Terpilih Batal Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Mantapkan Konsolidasi Parpol Koalisi, AnandaMu Bertandang ke Markas Partai Nasdem Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Diciduk Petugas, Muda Mudi di Lapangan Murjani Banjarbaru Gagal Malam Mingguan
apahabar.com

Kalsel

FOTO: Terminal Baru Syamsudin Noor Resmi Dioperasikan
apahabar.com

Kalsel

Bertemu H Zanie, Warga Sampaikan Masalah Lahan Tidur di HST
apahabar.com

Kalsel

Berakhir Esok, PSBB Banjarmasin Diperpanjang Lagi?
apahabar.com

Kalsel

Soal Temuan ‘Indonesia Barokah’ di Kalsel; dari Demokrasi hingga 23 Dubes Uni Eropa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com