Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Harga Minyak Dunia Mulai Stabil, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 11:32 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Stabil, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

Ilustrasi - Warga menukarkan mata uang dolar AS di sebuah gerai money changer, Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada awal pekan masih berpeluang menguat seiring mulai stabilnya harga minyak dunia.

Pada pukul 10.07 WIB, rupiah masih melemah 80 poin atau 0,52 persen menjadi Rp 15.480 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.400 per dolar AS.

“Rupiah bisa menguat hari ini mengikuti momentum penguatan yang didapat di akhir pekan lalu,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (27/04).

Menurut Ariston, sentimen positif datang dari harga minyak mentah yang mulai stabil. Harga minyak mentah membaik di akhir pekan lalu, dimana West Texas Intermediate (WTI) naik 2,7 persen ke 16,9 dolar AS per barel dan Brent naik 0,5 persen ke 21,4 per dolar AS per barel.

Sentimen positif lainnya yaitu lockdown di beberapa negara pandemi Covid-19 yang akan segera dibuka.

Selain itu, ada isu Bank Sentral Jepang Bank of Japan (BoJ) yang mempertimbangkan stimulus pembelian obligasi tanpa batas. BoJ akan mengumumkan hasil rapat moneternya Selasa besok.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 15.300 per dolar AS hingga Rp 15.550 per dolar AS.

Sementara itu, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 15.360 per dolar AS hingga Rp 15.510 per dolar AS.

“Dalam perdagangan Senin ini, rupiah kemungkinan masih akan bergolak. Walaupun dibuka melemah, tetapi kemungkinan ditutup menguat,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 15.591 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 15.553 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Hadirkan Mobile Banking Expo 2019 di Banjarmasin
Aset Berisiko, Rupiah Melemah

Ekbis

Aset Berisiko, Rupiah Melemah
apahabar.com

Ekbis

Apple Tembus Nilai Pasar 2 Triliun Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Isu Kepemilikan Asing, Go-Jek Ditolak di Filipina!
Tak Perlu ‘Serbu’ Leasing, Begini Aturan Pengajuan Keringanan Kredit

Ekbis

Tak Perlu ‘Serbu’ Leasing, Begini Aturan Pengajuan Keringanan Kredit  
Impor Tersendat Akibat Corona, Bawang Putih Picu Inflasi Kalsel 0,08 Persen

Ekbis

Impor Tersendat Akibat Corona, Bawang Putih Picu Inflasi Kalsel 0,08 Persen
apahabar.com

Ekbis

Penumpang Turun Drastis, Maskapai di Kalsel Tetap Optimis
apahabar.com

Ekbis

Selasa Pagi, Rupiah Terlemah di Asia Rp 14.030/US$
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com