Lagi, Polisi Kotabaru Endus Dugaan Korupsi Dana Desa Kemenpora Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda, Hipmi Siap Berkolaborasi Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19 Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September




Home Ekbis

Rabu, 29 April 2020 - 11:42 WIB

Harga Minyak Picu Penguatan Rupiah

Uploader - Apahabar.com

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Istimewa

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat dipicu sentimen positif global, Rabu (29/4) pagi.

Pada pukul 9.20 WIB, rupiah menguat 62 poin atau 0,4 persen menjadi Rp15.383 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.445 per dolar AS.

Menurut Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, sentimen positif kelihatannya membayangi pergerakan harga aset berisiko pagi ini.

“Rencana pelonggaran karantina wilayah di beberapa negara pandemi seperti di Italia, Spanyol, Perancis, Selandia Baru, Australia, Kanada dan AS, memicu sentimen positif tersebut. Harga minyak mentah WTI juga menguat karena isu tersebut,” ujar Ariston.

Baca juga :  Dampak Pandemi, Produsen Batu Bara Sepakat Pangkas Produksi

Selain itu, lanjut Ariston, pasar juga mengantisipasi hasil rapat bank sentral AS, The Federal Reserve, yang akan dirilis pukul 01.00 WIB dini hari nanti.

The Fed kemungkinan masih akan mengeluarkan pernyataan yang dovish yang masih mendukung kebijakan pelonggaran moneter untuk membantu memulihkan perekonomian yang terdampak wabah.

Baca juga :  Majukan Pariwisata di Tanbu, Telkomsel Hadirkan Jaringan 4G di Pantai Angsana

The Fed juga mungkin tidak akan mengubah tingkat suku bunga acuannya karena kebijakan stimulusnya sudah cukup besar.

Sejak Maret 2020, The Fed diperkirakan sudah mengeluarkan stimulus sebesar 2 triliun dolar AS untuk pembelian obligasi dan kebijakan lainnya.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp15.350 per dolar AS hingga Rp15.500 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

AP II Dukung Pengembangan Ibu Kota Baru
Luas Lahan Sawah Indonesia Terverifikasi 7,4 Juta Ha

Ekbis

Luas Lahan Sawah Indonesia Terverifikasi 7,4 Juta Ha
Menkop dan UKM Gagas Kamar Ekspor, Permudah UMKM di Kalsel Jajakan Produk

Ekbis

Menkop dan UKM Gagas Kamar Ekspor, Permudah UMKM di Kalsel Jajakan Produk
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Naik Tipis
apahabar.com

Ekbis

Kotabaru (Masih) Menanti Dana Bagi Hasil Migas di Blok Sebuku
apahabar.com

Ekbis

Kementan Dorong Pekarangan Rumah Jadi Lumbung Pangan Mandiri
apahabar.com

Ekbis

2024, Konsumsi Listrik Ditarget Naik
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi Covid-19, Hipmi Harap Program Pemerintah Harus Tepat Dimanfaatkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com