Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

HDCI Kalsel Serahkan ADP Untuk Tim Medis RSUD Ulin

- Apahabar.com Rabu, 1 April 2020 - 17:23 WIB

HDCI Kalsel Serahkan ADP Untuk Tim Medis RSUD Ulin

Ketua Umum Pengda HDCI Kalsel, Ferdy Perdana didampingi Kordinator Bidang Sosial, Wahyudi Rifani beserta jajaran pengurus, menyerahkan simbolis APD kepada dr Haryati Sp.P. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengurus Daerah (Pengda) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Kalsel sudah menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) untuk tim medis di RSUD Ulin Banjarmasin sebagai rumah sakit rujukan pasien terindikasi Corona.

Ketua Pengda HDCI Kalsel, Ferdy Perdana didampingi Wakil Ketua Pengda HDCI Kalsel, H Asmuni, Sekjen, Rudy Indra Kesuma, Bidang Sosial, Wahyudi Rifani serta Tim Medis Pengda, dr Ahmad Humaini menyerahkan simbolis APD kepada Kepala Kelompok Staf Medik Paru RSUD Ulin Banjarmasin dr Haryati Sp yang juga tim medis menangani pasien dalam pengawasan dan positif Corona di RSUD Ulin Banjarmasin beberapa hari lalu.

Penyerahan APD simbolis di tempat praktik dr Haryati di Jalan Kampung Melayu Banjarmasin..

Seperti rilis yang diterima apahabar.com, bantuan APD berupa 34 box masker medis, 20 pcs Coat senilai hampir Rp 40 juta. Barang itu menjadi kebutuhan mendesak bagi para dokter.

Koordinator Bidang Sosial Pengda HDCI Kalsel, Wahyudi Rifani mengatakan, Kalsel siaga virus Corona maka sebagai kepedulian anggota beberapa Pengurus Cabang (Pengcab) HDCI di bawah naungan Pengurus Daerah (Pengda) HDCI Kalsel memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) bagi tim medis yang menangani pasien indikasi Covid -19 atau Corona.

“Bersyukur ternyata animo anggota cukup tinggi dan kami pun berterimakasih atas partisipasi anggota dalam bakti sosial Covid 19 ini. Tentunya pula memohon maaf jika selama penggalangan dana ada hal-hal yang kurang berkenan,” kata pria yang akrab disapa Yudi itu, Rabu (1/4).

Yudi menambahkan, HDCI ini bukan sekedar komunitas hobi motor gede pabrikan Amerika, tetapi juga sebuah organisasi sosial yang salah satu tujuannya adalah bermanfaat bagi sekitar. Seperti wabah virus Corona ini, Pengda HDCI Kalsel turut peduli.

Ketua Pengda HDCI Kalsel, Ferdy Perdana mengatakan, melihat kebutuhan APD ini sangat mendesak maka Pengda HDCI Kalsel menggalang dana untuk dibelikan APD dan memberikannya kepada petugas medis yang membutuhkan. Pengda HDCI Kalsel turut berpartisipasi dalam pencegahan virus ini.

“Sesuai instruksi Pengurus Pusat HDCI agar juga berpartisipasi dalam bencana nasional ini, selain menggalang dana untuk bantuan APD juga menghimbau anggota untuk tidak kumpul-kumpul bahkan juga tidak touring,” katanya.

Dirinya berharap kondisi status siaga Corona bisa segera teratasi dan semua menjadi kondusif, dengan demikian aktifitas kembali normal dan lancar. Pengda HDCI Kalsel bersama Pengcab-pengcabnya turut prihatin.

Kepala Kelompok Staf Medik Paru RSUD Ulin Banjarmasin, dr Haryati mengucapkan terimakasih kepada Pengda HDCI Kalsel membantu supply APD yang mana saat ini minim bagi kebutuhan petugas medis di lapangan.

Dijelaskannya, angka kejadian sangat tinggi dan di Banjarmasin sendiri mulai merangkak naik. Kemungkinan akan dipublikasikan angka positifnya. Namun bukan menjadi kewenangannya untuk menyampaikan hal tersebut.

“Saya cuma bisa mengatakan jumlah pasien semakin bertambah dan menjadi harapan tidak hanya komunitas Harley Davidson yang peduli, tetapi juga komunitas lainnya yang ekonomi mampu di masyarakat juga turut berpartisipasi. Bisa membantu dan mudah-mudahan bantuan tidak berhenti sampai disini, karena wabah ini trennya naik,” bebernya.

Dirinya khawatir seperti Italia dan Amerika yang mana hampir diatas seratus ribu pasien. Di Kalsel sendiri sedikit deteksinya karena masyarakat kurang aktif, terpenting masyarakat melaksanakan apa yang diarahkan oleh pemerintah seperti tidak perlu keluar rumah, selalu cuci tangan.

“Jangan pakai APD berlebihan, kalau yang sakit oke lah pakai masker tetapi bagi yang sehat cukup pakai masker kain,” pungkasnya.

Editor: Syarif

CATATAN REDAKSI: Artikel ini semata untuk mewaspadai penyebaran informasi yang belum tentu benar di tengah wabah Covid-19. Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang mendalam soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Identitas Mayat di Sungai Awang Terantang Akhirnya Terkuak
apahabar.com

Kalsel

Kadisnya Positif Covid-19, Pegawai-Guru Disdik Banjar Dirumahkan
Kunjungi Dinkes HST, Wabup Berry Temukan Masalah

Kalsel

Kunjungi Dinkes HST, Wabup Berry Temukan Masalah
apahabar.com

Kalsel

Manajemen Syamsuddin Noor Bantu Korban Kebakaran Cempaka
apahabar.com

Kalsel

Pengemudi Bajaj Dapat Toleransi
apahabar.com

Kalsel

Siaga, Hulu Sungai dan Sekitarnya Bakal Turun Hujan
apahabar.com

Kalsel

Danrem 101/Antasari Serahkan APD ke RS dr R Soeharsono
apahabar.com

Kalsel

Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau, PDAM Intan Banjar Bentuk Tim Khusus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com