Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Hindari Penyebaran Covid-19, 12 Pasar di Batola Tutup Sementara

- Apahabar.com Rabu, 22 April 2020 - 15:41 WIB

Hindari Penyebaran Covid-19, 12 Pasar di Batola Tutup Sementara

Pasar Jejangkit yang tidak beroperasi sementara, seiring usaha pemerintah setempat untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Ancaman penyebaran Covid-19 di Barito Kuala sudah berdampak pada ekonomi. Setidaknya 12 pasar tradisional ditutup sementara.

12 pasar tersebut tersebar di lima kecamatan berbeda, terbanyak di Rantau Badauh. Mulai dari Pasar Sungai Sahurai, Sungai Gampa, Danda Jaya, Sungai Pantai dan Pindahan Baru.

Kemudian masing-masing 2 pasar lain di Kecamatan Mandastana, Wanaraya dan Barambai, serta satu-satunya pasar di Jejangkit.

“Mempertimbangkan risiko penyebaran Covid-19 melalui perkumpulan banyak orang, kami menginstruksikan kepala desa masing-masing untuk menghentikan sementara operasional pasar,” ungkap Camat Rantau Badauh, Juliannor Fatahillah, Rabu (22/4).

“Memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat, pedagang dipersilakan berjualan di warung atau kios yang tersedia di desa,” tambahnya.

Rantau Badauh sendiri mengonfirmasi seorang pasien positif Covid-19, pasca tes tenggorok yang dilakukan, Senin (20/4). Juga terdapat 4 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dicurigai pernah berinteraksi dengan pasien.

“Penutupan pasar direncanakan berlangsung selama tiga pekan. Tapi selama dua pekan pertama, kami tetap memantau perkembangan,” beber Juliannor.

“Kemudian bersama pemerintah desa, kami segera merumuskan kebijakan teknis perniagaan yang diupayakan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19,” imbuhnya.

Batola sendiri memiliki total 38 pasar yang tersebar di 16 kecamatan. Hampir semua pasar berlokasi di perlintasan jalan utama.

“Kalau Pasar Marabahan, belum diarahkan pimpinan agar ikut ditutup sementara,” timpal Surono, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Batola.

“Penutupan yang terjadi bersifat lokal dan dilakukan camat setempat, mengingat Diskopperindag belum mengeluarkan imbauan penutupan pasar,” sambungnya.

Di sisi lain, pasar setidaknya masih dipertimbangkan dibuka, seandainya diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sedang disiapkan Batola.

“Namun demikian, pemimpin wilayah tentu memiliki wewenang dan pertimbangan terbaik untuk menghentikan sementara operasional pasar,” tandas Surono.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantu Perekonomian Warga Kotabaru, Indocement Sulap Galian Tambang Jadi Keramba Budidaya Ikan
apahabar.com

Kalsel

Jelang HUT RI, 140 Napi di HSS Diusulkan Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Pramuka Balangan Gelar Jambore Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Sukses Tangkap Pengedar Sabu, Anggota Satpolairud Polres Batola Kalsel Dapat Penghargaan
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Sampaikan Evaluasi LKPJ 2018, Anggota Dewan Interupsi 272 Rekomendasi Catatan BPK RI
apahabar.com

Kalsel

Ini Ketentuan Besaran Zakat Fitrah Jika Dirupiahkan di HST
apahabar.com

Kalsel

DPRD Banjarmasin Persilakan Mahasiswa Mengkritik
apahabar.com

Kalsel

DPRD Kota Banjarmasin Sahkan Peraturan Tatib Periode 2019-2024
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com