UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Hoaks Covid-19 Banyak Beredar di Facebook

- Apahabar.com Rabu, 8 April 2020 - 05:30 WIB

Hoaks Covid-19 Banyak Beredar di Facebook

Ilustrasi. Foto- Fox News

apahabar.com, JAKARTA – Hoaks terkait Covid-19 menyebar melalui beragam media sosial. Terbanyak melalui platform Facebook.

Fakta ituuuuu dipaparkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat Rapat Kerja Kemkominfo dengan Komisi I DPR RI.

Berdasarkan data Kemkominfo yang dipaparkan Johnny, sepanjang periode 23 Januari hingga 6 April 2020, ada 1.096 hoaks terkait dengan virus corona baru dan penyakit Covid-19.

Dari jumlah itu, 759 hoaks menyebar lewat platform Facebook, 10 hoaks dan disinformasi menyebar melalui Instagram, 321 hoaks tersebar di Twitter, dan 6 hoaks menyebar di YouTube.

Berdasarkan data tersebut, Kemkominfo mengajukan permintaan take down kepada Facebook, Twitter, dan Google sebagai pengelola platform terkait.

Kini, 303 dari 759 hoaks ditindaklanjuti Facebook, 3 dari 10 hoaks ditindaklanjuti Instagram, dan 53 dari 321 hoaks sudah di-take down oleh Twitter.

Proses Tindak Lanjut

Sisanya, kata Johnny masih dalam proses penindaklanjutan. Sementara untuk platform YouTube, belum ada konten hoaks yang di-take down.

“Di YouTube ada 6 isu hoaks, (Kemkominfo) mengajukan 6 (untuk take down), namun beluma da yang dilakukan, jadi ada 6 isu hoaks di YouTube yang masih perlu diproses lebih lanjut,” tutur Johnny.

Menteri yang juga politisi Partai Nasdem ini mengungkap, pihaknya sudah bertemu dengan pimpinan platform dan mengingatkan kepada mereka untuk tidak berkompromi pada konten hoaks.

Platform Harus Serius Take Down Hoaks

“Kami bertemu dan mengingatkan platform digital untuk tidak memberi kompromi dan bersungguh-sungguh, karena proses take down di Indonesia bagian dari upaya memutus rantai penyebaran hoaks Covid-19,” kata Johnny.

Johnny juga mengemukakan, dalam pertemuan dengan penyedia platform, ada kesepakatan bahwa kantor platform digital yang beroperasi di Indonesia akan meneruskan permintaan pemerintah ke kantor pusat.

“Kami akan melakukan pengawalan agar proses take down bisa dilakukan dengan segera,” tutur dia. (lip6)

Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Densus 88

Nasional

Densus 88 Temukan Sasana Bela Diri Pelatihan JI di Ungaran
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akan Segera Resmikan Jalur Layang Kereta Api Kualanamu
apahabar.com

Nasional

Wagub Papua: Kasus Nduga Murni Kriminal
apahabar.com

Nasional

Relawan Amerika BerSATU Tanggapi Positif Hasil Rekapitulasi KPU
apahabar.com

Nasional

Dua Pembegal Perwira Marinir di Jakarta Pusat Ditangkap
apahabar.com

Nasional

KPK: 2 Pegawai Positif Covid-19 Masih Jalani Isolasi di Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Bantu Pemerintah, Ketum Hipmi Rela Hotelnya Jadi Tempat Isolasi
apahabar.com

Nasional

Alami Masalah Mesin, Boeing 737 Max Lakukan Pendaratan Darurat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com