MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Ikut Memeriksa Penumpang di Pelabuhan, Riyadi Selalu Ingat Keluarga

- Apahabar.com Jumat, 3 April 2020 - 15:46 WIB

Ikut Memeriksa Penumpang di Pelabuhan, Riyadi Selalu Ingat Keluarga

Riyadi saat berjaga di pelabuhan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Di tengah penyebaran wabah Covid-19, rasa khawatir menjadi sesuatu yang sangat manusiawi.

Hal itu jua lah yang dirasakan Riyadi, seorang anggota personel pemadam kebakaran Kabupaten Tanah Bumbu yang bertugas menjaga penumpang di pelabuhan.

Wajar Riyadi khawatir. Sebab sebagian besar penumpang yang datang ke Batulicin berasal dari wilayah yang masuk kategori ‘zona merah’.

“Kadang ada rasa khawatir dan takut, siapa tahu penumpang itu membawa virus Corona dari luar,” ungkap Riyadi yang juga merupakan personel dari Posko Damkar Batulicin, kepada apahabar.com.

Sejak ditetapkannya Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah tanggap darurat Covid-19, pemerintah daerah memang memperketat pengawasan di seluruh kawasan strategis, termasuk perbatasan. Tak hanya di jalur darat, penjagaan ketat juga dilakukan di jalur laut dan udara.

Di pelabuhan, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 selalu melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan suhu tubuh, asal daerah, serta riwayat perjalanan yang bersangkutan.

Saat ikut memeriksa penumpang, kadang Riyadi diliputi rasa takut. Tak jarang bayangan keluarganya di rumah muncul di benak Riyadi. Ia tidak ingin keluarga yang ia sayangi ikut tertular virus tersebut.

“Walaupun memakai alat pelindung diri (APD), khawatir masih saja ada. Dan ini pengalaman yang pertama dalam bertugas diliputi waswas,” ungkapnya.

Meski berisiko tinggi, namun Riyadi masih yakin apa yang dilaksanakannya merupakan tugas mulia dari pemerintah yang harus diemban dengan ikhlas.

“Kalau ingat tugas, rasa apapun bisa hilang. Artinya takut bisa menjadi berani, karena ini kewajiban dan kepercayaan yang diberikan pemerintah untuk keselamatan orang banyak. Walaupun nyawa taruhannya akan saya jalankan dan pastinya selalu ingat dan safety,” ujarnya.

Riyadi selalu berdoa agar bencana virus Corona yang telah membunuh ribuan jiwa dapat dilalui dan segera berakhir.

“Saya selalu berdoa supaya cepat berlalu, sehingga seluruh masyarakat termasuk saya sendiri tidak lagi merasakan was-was,” pungkasnya.

Reporter: Syahriadi
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Menyambut Wacana Batulicin Sebagai ‘Kota Ramah Air’
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Akui Sulit Kumpulkan Dokumen Sejarah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Bagi Pejabat Tanbu yang Ingin Naik Pangkat, Ini Syaratnya
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kabut Asap Mulai Selimuti Tanah Bumbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor Resmikan Pasar Rakyat Nusa Indah di Angsana
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tangani Banjir, Bambang Minta Pejabat Tanbu Jangan Cuma Tunggu Laporan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Angsana Fishing Tournamen Diupayakan Jadi Even Tahunan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Mayjen TNI Irwan Salurkan Bantuan Bibit Ikan di Lokasi TMMD Kodim 1022 Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com