ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Ekbis

Sabtu, 18 April 2020 - 14:20 WIB

Imbas Lockdown di India, Impor Daging Kalsel Tertunda

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi. Foto-Net

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Perum Divre  Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengakui kesulitan mendapatkan daging impor di tengah wabah virus Corona (Covid-19) ini.

Mengingat negara pengekspor daging ke Indonesia, yakni India sedang mengambil kebijakan lockdown dalam menangani Pandemi Corona.

“Terdapat kendala teknis dalam menambah ketersediaan daging di Kalsel. Selama ini, daging beku diimpor dari India. Sedangkan India sedang lockdown,” ucap Kepala Perum Divre Badan Urusan Logistik Kalimantan Selatan, Arif Mando, Jumat (17/4) kemarin.

Sejauh ini, kata dia, stok daging di Kalsel masih tersedia sebanyak 8 ton.

Kegiatan impor akan dilanjutkan setelah India mencabut kebijakan lockdown,  diperkirakan pertengahan Mei 2020 mendatang.

Baca juga :  Menkeu: Indonesia Belum Alami Resesi

“Untuk penambahan ini, kami masih mengalami kendala teknis. Setelah selesai lockdown di India, pertengahan Mei mendatang, maka baru bisa lanjut impor,” pungkasnya.

Sebelumnya, Perum Divre Bulog Kalsel memastikan stok sembako menjelang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah masih terbilang aman.

Adapun, untuk kesiapan stok beras Kalsel masih tersedia sebanyak 15.000 ton.

Meski begitu, Bulog Kalsel tetap gencar melakukan pengadaan gabah beras di petani.

Kemudian, stok minyak goreng Kalsel masih tersedia 16.000 liter. Ke depan akan masuk lagi sebanyak 1 buah kontainer atau 21.000 liter.

Baca juga :  Indonesia Berhasil Selesaikan Survei Seismik Terpanjang di Asia Pasifik

“Kita juga akan order sebanyak 2 kontainer. Ini untuk menambah stok, terlebih permintaan diprediksi meningkat di bulan Ramadhan,” bebernya.

Selanjutnya, untuk stok terigu Kalsel masih tersedia 12 ton. Ini juga akan ditambah  sebanyak 3 kontainer atau seberat 51 ton.

Sementara untuk stok gula, Kalsel akan mendapatkan 250 ton pada tahap pertama, diperkirakan tiba pada 23 – 24 April 2020 mendatang.

“Pada tahap berikutnya akan ada tambahan sebanyak 350 ton. Semoga bulan puasa ini akan masuk lagi, sehingga sampai dengan lebaran stok gula Kalsel aman,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Mudik 2019, Bandara Syamsudin Noor Siapkan Ratusan Penerbangan Ekstra
apahabar.com

Ekbis

Pak Pos Sering Tersesat, DPMPTSP Banjarmasin Merugi
apahabar.com

Ekbis

Penumpang Turun Drastis, Maskapai di Kalsel Tetap Optimis
apahabar.com

Ekbis

Pepsi Hengkang, Gemar Minum Kopi Salah Satu Pemicunya
apahabar.com

Ekbis

Sektor Potensial di Mata Pengusaha Seiring Rampungnya Bandara Syamsuddin Noor
apahabar.com

Ekbis

Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Dibuka Menguat
apahabar.com

Ekbis

Banjarmasin Alami Inflasi 0,12 Persen, Intip Penyebabnya
apahabar.com

Ekbis

Update H-6 Lebaran, Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Berangsur Turun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com