Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

India Mulai Produksi Vaksin Covid-19

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 12:01 WIB

India Mulai Produksi Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin virus corona (Covid-19). Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, NEW DELHI – Lembaga Serum Vaksin India (SII) berencana memulai produksi vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dalam tiga minggu ke depan.

Jika uji klinis pada manusia berhasil, SII berharap bisa membawanya ke pasar pada Oktober.

Perusahaan yang berbasis di kota Pune, Maharashtra, India, telah bermitra dengan Universitas Oxford sebagai salah satu dari tujuh lembaga global yang memproduksi vaksin.

“Tim kami telah bekerja sama dengan Dr Hill dari Universitas Oxford, dan kami mengharapkan untuk memulai produksi vaksin dalam 2-3 minggu dan menghasilkan 5 juta dosis per bulan selama 6 bulan pertama, setelah itu, kami berharap dapat meningkatkan produksi hingga 10 juta dosis per bulan,” kata CEO Serum Institute India (SII) Adar Poonawalla seperti dilansir republika.co.id, Senin (27/04).

Sebelumnya, SII telah bekerja sama dengan para ilmuwan di Universitas Oxford untuk proyek vaksin malaria. Kenyataannya, kata Poonawalla, mereka memang ilmuwan terbaik.

Sebelum memproduksi secara massal, perusahaan juga berencana memulai uji coba vaksin di India sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan mengingat situasi saat ini, kami telah mendanai upaya ini dengan kapasitas pribadi dan mudah-mudahan didukung oleh mitra lain untuk meningkatkan produksi vaksin lebih lanjut,” kata Poonawalla.

SII menyatakan siap untuk memproduksi vaksin tidak hanya untuk India tetapi juga seluruh dunia. Bahkan menurut Poonawalla, SII tidak akan mematenkan vaksin atau apa pun yang dikembangkan terkait Covid-19.

“Saya berharap bahwa perusahaan mana pun yang mengembangkan vaksin tidak mematenkannya dan membuatnya tersedia berdasarkan royalti atau kesepakatan komersial, sehingga produsen di seluruh dunia bisa membuat miliaran dosis dengan cepat,” kata Poonawalla, dilansir Times Now News.

Korban jiwa akibat Covid-19 telah melewati 200 ribu jiwa secara global, dengan jumlah infeksi lebih dari 2,8 juta. Di India, virus corona telah merenggut lebih dari 800 nyawa dan jumlah kasus telah melewati batas 26.000.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Warga Gugat RS Siloam dan PT NKE Rp300 M
apahabar.com

Nasional

KPK Terima 94 Laporan Gratifikasi Terkait Idulfitri 1440 Hijriyah
apahabar.com

Nasional

Mudik 2019 Dinilai Lebih Baik Dibanding Tahun Sebelumnya
apahabar.com

Nasional

Positif Terjangkit Virus Corona di Malaysia Jadi 16 Orang
apahabar.com

Nasional

UNBK Hapus Kecurangan Hingga 99 Persen
apahabar.com

Nasional

Pleno Banjarbaru Selesai, Ini Capres Yang Menang
apahabar.com

Nasional

Tembus 2.657 Kasus Hari Ini, Jokowi: Covid-19 Sudah Lampu Merah
Membaik, Menhub Budi Tak Lagi Pakai Ventilator

Nasional

Membaik, Menhub Budi Tak Lagi Pakai Ventilator
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com