Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

India Mulai Produksi Vaksin Covid-19

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 12:01 WIB

India Mulai Produksi Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin virus corona (Covid-19). Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, NEW DELHI – Lembaga Serum Vaksin India (SII) berencana memulai produksi vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dalam tiga minggu ke depan.

Jika uji klinis pada manusia berhasil, SII berharap bisa membawanya ke pasar pada Oktober.

Perusahaan yang berbasis di kota Pune, Maharashtra, India, telah bermitra dengan Universitas Oxford sebagai salah satu dari tujuh lembaga global yang memproduksi vaksin.

“Tim kami telah bekerja sama dengan Dr Hill dari Universitas Oxford, dan kami mengharapkan untuk memulai produksi vaksin dalam 2-3 minggu dan menghasilkan 5 juta dosis per bulan selama 6 bulan pertama, setelah itu, kami berharap dapat meningkatkan produksi hingga 10 juta dosis per bulan,” kata CEO Serum Institute India (SII) Adar Poonawalla seperti dilansir republika.co.id, Senin (27/04).

Sebelumnya, SII telah bekerja sama dengan para ilmuwan di Universitas Oxford untuk proyek vaksin malaria. Kenyataannya, kata Poonawalla, mereka memang ilmuwan terbaik.

Sebelum memproduksi secara massal, perusahaan juga berencana memulai uji coba vaksin di India sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan mengingat situasi saat ini, kami telah mendanai upaya ini dengan kapasitas pribadi dan mudah-mudahan didukung oleh mitra lain untuk meningkatkan produksi vaksin lebih lanjut,” kata Poonawalla.

SII menyatakan siap untuk memproduksi vaksin tidak hanya untuk India tetapi juga seluruh dunia. Bahkan menurut Poonawalla, SII tidak akan mematenkan vaksin atau apa pun yang dikembangkan terkait Covid-19.

“Saya berharap bahwa perusahaan mana pun yang mengembangkan vaksin tidak mematenkannya dan membuatnya tersedia berdasarkan royalti atau kesepakatan komersial, sehingga produsen di seluruh dunia bisa membuat miliaran dosis dengan cepat,” kata Poonawalla, dilansir Times Now News.

Korban jiwa akibat Covid-19 telah melewati 200 ribu jiwa secara global, dengan jumlah infeksi lebih dari 2,8 juta. Di India, virus corona telah merenggut lebih dari 800 nyawa dan jumlah kasus telah melewati batas 26.000.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Denah Panggung Telah Disiapkan, BPP Sebut Prabowo Batal Hadir di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Cemburu, Suami Nekat Bakar Diri Bersama Anak hingga Tewas
apahabar.com

Nasional

Gempa Banten 7,4 SR, Berpotensi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Bupati Kotim Resmi Jadi Tersangka Korupsi
apahabar.com

Nasional

Bupati Kutim Kena OTT, Bukti KPK Era Firli Bahuri Masih Bertaji?
apahabar.com

Nasional

Gempa Ambon, Korban Meninggal Jadi 20 Orang dan 152 Luka-luka
apahabar.com

Nasional

Tak Sinkron dengan Daerah Penyangga, PSBB Transisi Jakarta Dinilai Tak Efektif
apahabar.com

Nasional

Cara Mudah Mendeteksi Covid-19, Hanya dengan Mencium Dua Bau Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com