Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel

Jakarta akan Perpanjang PSBB

- Apahabar.com Rabu, 22 April 2020 - 19:33 WIB

Jakarta akan Perpanjang PSBB

Pasar Poncol di Jakarta yang beroperasi secara normal di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Senin (20/04). Foto-Antara/Livia Kristianti

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah diberlakukan sejak 10 April 2020.

Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto menyebutkan, Pemerintah Provinsi DKI mengambil langkah tersebut dengan pertimbangan angka penderita Covid-19 di ibu kota yang terus naik.

“Kasus Covid-19 masih terus naik dan karenanya di DKI akan melanjutkan pemberlakuan PSBB,” ujar Catur di Jakarta, Rabu.

Data dari laman resmi informasi virus corona (Covid-19) menyebut sejak 10 April 2020 atau hari pertama diterapkan PSBB tercatat 1.719 kasus positif. Pada Rabu, terhitung warga yang terpapar virus asal Wuhan (China) itu 3.399 orang.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik meminta Gubernur Anies Baswedan segera mengajukan perpanjangan PSBB ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena ada kekhawatiran penularan virus itu bertambah menyebar bila tak diperpanjang.

“Memang harus diperpanjang. Kan jumlah yang terpapar tetap bertambah, ya walaupun jumlah yang sembuh juga meningkat. Pak Anies segera ajukan ke Kemenkes untuk perpanjangan,” kata Taufik.

Politikus Partai Gerindra ini menilai perpanjangan harus sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Bahkan sampai angka penderita Covid-19 menurun.

“Kemudian bantuan juga harus (diberikan selama PSBB). Makanya saya kira DKI harus prepare waktu yang panjang, misal, sampai bulan apa gitu,” katanya.

“Kalau nanti misal pelaksanaannya jauh lebih cepat itu, kan jauh lebih bagus. (Perusahaan yang masih beroperasi) harus ditindak agar PSBB ini berhasil tekan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pemberlakuan PSBB di wilayah DKI Jakarta kemungkinan bakal diperpanjang. Dia menganggap waktu PSBB selama 14 hari tak bisa memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Lalu bahwa pembatasan ini memang menurut Peraturan Menkes, itu diberlakukan selama 14 hari. Padahal dalam kenyataannya wabah seperti ini tidak bisa selesai dalam 14 hari,” katanya.

“Karena itu hampir pasti PSBB harus diperpanjang sehingga penanganannya tidak keteteran kita,” kata Anies saat rapat virtual dengan Tim Pengawas (Timwas) DPR Penanggulangan Covid-19, Kamis (16/04).(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Panggil 45 Artis yang Terlibat Prostitusi Online
apahabar.com

Nasional

Hadiri Rakor, Paman Birin: HPN 2020 Harus Benar-benar Membawa Manfaat untuk Masyarakat
apahabar.com

Nasional

Hina Moeldoko, Pemilik Akun Facebook di Jakarta Ditangkap Bareskrim
apahabar.com

Nasional

Polisi Duga Mutilasi di Sulteng Dilakukan Kelompok Teroris
apahabar.com

Nasional

Bakal Dibuka Menkominfo, Riau Tuan Rumah Munas JMSI
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Minta Perhatian Khusus pada Proses Pilkada Serentak 2020
apahabar.com

Nasional

Imbauan Kapolri Soal Larangan Gaya Hidup Mewah Tuai Dukungan
apahabar.com

Nasional

Buntut Spanduk Ucapan Terima Kasih, Wali Kota Balikpapan Klarifikasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com