Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Jam Malam Tak Ampuh, Dishub Ingin Tutup Total Banjarmasin

- Apahabar.com Sabtu, 25 April 2020 - 20:37 WIB

Jam Malam Tak Ampuh, Dishub Ingin Tutup Total Banjarmasin

Mulai pukul 21.00 Wita, petugas gabungan menghentikan setiap warga yang ingin masuk ke Banjarmasin. Mereka akan menjalani pengecekan kartu pengenal seperti yang dilakukan petugas di Jalan Ahmad Yani Km 6. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kecewa dengan penerapan jam malam, rencana penutupan akses masuk ke Banjarmasin saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) muncul ke permukaan.

“Seharusnya, jalan di Banjarmasin ini ditutup total, terutama di empat titik yang dijaga. Kalau seperti ini jelas PSBB tak efektif,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin Ichwan Noor Chalik, Sabtu (25/4).

Selama PSBB, jam malam yang berlaku mulai pukul 21.00 hingga 06.00 dinilai tak efektif.

Dalam waktu itu hanya terdapat empat akses masuk ke ibu kota Kalsel. Pertama, Jalan Kayutangi yang berbatasan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Kemudian Jalan Sungai Lulut, dan Jalan Lingkar Selatan.

Kemudian, Jalan Ahmad Yani Km 6 yang berbatasan langsung Kabupaten Banjar.

Namun pada kenyataannya, pengawasan masih berjalan longgar. Ada satu jalur yang masih dibuka. Yakni, Jalan Ahmad Yani Kilometer 6.

Di sana asal bisa memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP), siapapun diperkenankan masuk.

Dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020, sangat jelas aturan pemberlakuan jam malam. Akses masuk dan keluar bisa ditutup total.

Terkecuali, untuk angkutan sembako, bahan bakar, pemadam kebakaran, ambulans.

Dengan berlakunya penutupan total saat jam malam, Ichwan merasa jajarannya lebih mudah mengontrol.

“Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Ahmad Yani ini juga kita ingin matikan berkoordinasi Dinas PUPR,” tegasnya.

Ichwan berencana membawa usulan ini ke rapat tingkat pimpinan bersama aparat keamanan dari Polresta Banjarmasin dan Kodim 1007/Banjarmasin.

“Jadi, kita punya persepsi sama di lapangan. Yang namanya, jam malam itu, ya seperti perang, semua harus ditutup,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berkat IPS, Identitas Jasad Dikira Bangkai Hewan di Batola Terungkap
apahabar.com

Kalsel

Sikapi Covid-19, PW Muhammadiyah Setop Sementara Salat Berjemaah di Masjid
KPU

Kalsel

H-1 Pencoblosan, KPU Banjarmasin Bakar Ribuan Surat Suara
Demi Cegah Covid-19, Masa Berlaku SIM Diperpanjang

Kalsel

Demi Cegah Covid-19, Masa Berlaku SIM Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Kobaran Api Hanguskan Dua Rumah Warga di Balangan

Kalsel

Mayat Mengapung di Laut Tanbu Sudah Dipenuhi Kepiting!
apahabar.com

Kalsel

Kasus Aktif Melandai, Kalsel Beralih Jadi Zona Risiko Sedang
apahabar.com

Kalsel

Polsek Marabahan Kota Tegakan Protokol Kesehatan Setiap ‘Hari Pasar’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com