Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Jepang Kirim Obat Covid-19 ke Indonesia Bulan ini

- Apahabar.com Senin, 13 April 2020 - 18:36 WIB

Jepang Kirim Obat Covid-19 ke Indonesia Bulan ini

Pengobatan pasien Covid-19 sebagai foto ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Luar Negeri Indonesia berharap pengiriman fase pertama obat virus corona atau Covid-19 dari Jepang akan berlangsung April ini.

Kemenlu menyebutkan pengiriman obat tersebut merupakan bagian dari kesepakatan Indonesia-Jepang. Terutama dalam rangka peningkatan kerja sama pengadaan obat-obatan yang dibutuhkan untuk penyembuhan pasien Covid-19.

Obat-obatan tersebut merupakan hibah bantuan Jepang bagi Indonesia.

“Sebagaimana telah disampaikan oleh Menlu Jepang, Motegi Toshimitsu, pada 7 April lalu, Pemerintah Jepang berkomitmen untuk menghibahkan obat Avigan kepada sejumlah negara prioritas, termasuk Indonesia,” bunyi pernyataan Kemenlu seperti dikutip apahabar.com, Senin (13/4).

Selain itu, KBRI Tokyo juga telah memfasilitasi pembentukan kerja sama antara produsen obat Avigan Fujifilm dengan Kimia Farma, yang telah ditunjuk Kemen BUMN untuk kerja sama pengadaan obat Avigan dari Jepang.

“Pengiriman fase 1 obat Avigan dari Jepang dalam kerangka G to G dan B to B tersebut diharapkan dapat terlaksana dalam bulan April ini,” lanjut pernyataan Kemenlu.

Selain Jepang, Indonesia juga sepakat memperkuat kerja sama pengadaan obat-obatan corona dengan India. Menlu RI Retno Marsudi dikabarkan telah membahas penjajakan kerja sama ini bersama dengan Menlu India DR Subrahmanyam Jaishankar secara khusus.

Kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Perwakilan RI di India, Badan POM dan Kementerian BUMN telah menjembatani pengadaan sejumlah obat dalam kerangka B to B dan memastikan pengiriman dapat dilaksanakan ditengah pembatasan pergerakan manusia dan barang, yaitu antara:

Dexa Medica (Indonesia) dengan IPCA Laboratories (India) untuk Chloroquine Phospate, IMEDCO (Indonesia) dengan Srini Pharmaceuticals dan Cadilla Healthcare (India) untuk Hydrochloroquine Sulphate (HCS), Indo Farma (Indonesia) dengan Mylan Laboratories dan Hetero Labs Limited (India) untuk Oseltamivir, dan Kimia Farma (Indonesia) dengan IPCA Laboratories (India) untuk Oseltamivir.

“Saat ini kerja sama B to B pengadaan obat-obatan tersebut dalam tahap proses pengiriman,” tulis Kemenlu RI.

Menlu RI mengapresiasi kerja sama ini dan harapkan agar kemitraan bersemangatkan rasa solidaritas dan kemanusiaan ini dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan oleh banyak negara sebagai upaya bersama mengatasi wabah Covid-19.

​Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kasus Covid-19 Masih Naik, Layanan RS di Indonesia Terancam Kolaps
apahabar.com

Nasional

Alasan Pengadilan Larang Sidang Ratna Sarumpaet Disiarkan Live
apahabar.com

Nasional

Bupati Sidoarjo Miliki Kekayaan Rp60 Miliar
apahabar.com

Nasional

Jokowi Hargai Prabowo Gugat Hasil Pemilu ke MK
Mahfud MD

Nasional

Pengancam Mahfud MD Jadi Tersangka, Berkaitan dengan FPI?
apahabar.com

Nasional

Jokowi Bakal Lantik Mantan Danjen Kopassus Jadi Kepala BNPB
Kapolri

Nasional

Calon Kuat Kapolri, Segini Harta Kekayaan Komjen Gatot, Agus dan Boy Rafli
apahabar.com

Nasional

Polri Tangkap 442 Perusuh Aksi Damai 22 Mei, 4 Orang Positif Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com