16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI

Job Dokter Spesialis Paru di Tabalong Sepi Pelamar

- Apahabar.com Jumat, 24 April 2020 - 15:42 WIB

Job Dokter Spesialis Paru di Tabalong Sepi Pelamar

Foto ilustrasi dokter paru. Foto-Istimewa

pahabar.com, BANJARMASIN – Pemkab Tabalong belum mendapatkan pelamar dokter spesialis paru.

Dokter spesialis penyakit dalam diperlukan untuk mengisi kekosangan formasi di rumah sakit khusus penanganan pasien Covid-19 Tanjung.

Pemkab sebelumnya telah membuka lowongan penerimaan tenaga kontrak untuk formasi dokter spesialis penyakit dalam atau paru.

Namun dari 588 calon pelamar yang mendaftar secara daring, tidak ada calon dari dokter spesialis yang diperlukan tersebut.

Padahal, rumah sakit khusus penanganan Corona Kabupaten Tabalong sudah beroperasi menyusul adanya empat pasien positif yang menjalani perawatan.

“Selain dokter spesialis formasi teknisi elektromedis juga tidak ada yang mendaftar,” kata Kepala Bidang Pengadaan Mutasi, Kedudukan Hukum dan Pensiun Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tabalong, Kalimantan Selatan, Fauzan, Jumat (24/4) dilansir Antara.

Dari 588 pelamar via daring tersebut, hingga saat ini, baru sekitar 143 orang yang memasukkan berkas masuk lamaran ke BKPP.

Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membuka lowongan tenaga kontrak untuk formasi tenaga kesehatan 47 orang dan tenaga penunjang 35 orang.

Sementara itu renovasi rumah sakit khusus penanganan pasien positif Corona serta karantina bagi para ODP, OTG dan PDP masih tahap penyelesaian.

Saat ini empat pasien positif Corona menempati ruang ekshemodialisa atau cuci darah di rumah sakit lama Jalan Jaksa Agung, Tanjung.

“Sementara Pemkab Tabalong memberdayakan tenaga medis atau kesehatan dari puskesmas dan Dinkes setempat bagi penanganan pasien corona di rumah sakit lama,” katanya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pembangunan Jembatan Tatah Bangkal I Terus Dikebut
apahabar.com

Kalsel

Alasan Kadishub Operasionalkan Kembali Bus Trans Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Klarifikasi Ketua FGHSN Banjarmasin Soal Guru Honorer Diupah Rp150 Ribu
apahabar.com

Kalsel

Masuk Zona Merah, Makhruri Bersyukur Pemilu Tanbu Aman
apahabar.com

Kalsel

Banjar Expo, Event Menampilkan Keberhasilan Kabupaten Banjar  
apahabar.com

Kalsel

Kembali Tampil di New York Fashion Week, Sasirangan Kalsel Laku Keras
apahabar.com

Kalsel

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang, Ternyata Bermuatan 750 Botol Miras
apahabar.com

Kalsel

Waspada! Siang Hari BMKG Prakirakan 3 Daerah Ini Diguyur Hujan Disertai Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com