Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Jokowi: Diperkirakan Puncak Panen Beras Capai 5,62 Juta Ton

- Apahabar.com Selasa, 28 April 2020 - 16:00 WIB

Jokowi: Diperkirakan Puncak Panen Beras Capai 5,62 Juta Ton

Ilustrasi panen raya. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pasokan beras saat ini dalam kondisi defisit di tujuh provinsi. Kendati demikian, ia memperkirakan stok beras akan kembali aman saat puncak panen raya di April ini.

Jokowi menyebut, pada puncak panen raya, produksi beras pun diperkirakan bisa mencapai 5,62 juta ton. Hal ini disampaikannya saat membuka rapat terbatas lanjutan pembahasan antisipasi kebutuhan pokok di Istana Bogor, Selasa (28/04).

“Kita berharap puncak panen raya di bulan April ini produksi beras kita, kemarin saya mendapatkan laporan, bisa mencapai 5,62 juta ton. Ini sangat bagus,” kata dia.

Jokowi menekankan, agar manajemen pengelolaan beras di dalam negeri ditingkatkan guna menghadapi ancaman krisis pangan yang sebelumnya telah disampaikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian dunia (FAO) imbas dari pandemi corona saat ini. Karena itu, ia menginstruksikan agar ketersediaan beras betul-betul dihitung secara akurat.

“Sekali lagi kalkulasi secara detil, hitung betul secara detil mengenai ketersediaan stok , tentu saja dengan memperhitungkan stok di masyarakat, stok di penggilingan, stok di gudang, dan stok di bulog,” tambah dia.

Presiden pun juga meminta agar Bulog tetap membeli gabah milik petani dengan harga yang layak dan fleksibilitas yang memadai. Selain itu, Jokowi juga meminta agar dilakukan antisipasi stok beras nasional menghadapi kemungkinan kemarau panjang di 2020 meskipun prediksi dari BMKG tak menyebutkan adanya cuaca yang ekstrem.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bupati Daerah Miskin Beli Mobdin Rp1,9 Miliar
apahabar.com

Nasional

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Panggil Lagi Nanik Deyang dan Rocky Gerung
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Iriana Negatif Corona
apahabar.com

Nasional

Berkunjung ke Jateng, Jokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19
apahabar.com

Nasional

KPK Pastikan Ratusan Pegawainya Ikuti Tes Usap
apahabar,com

Nasional

Hipmi Peduli Sumbar Salurkan Bantuan Korban Banjir di Solok Selatan
apahabar.com

Nasional

Tiba di Abu Dhabi, Jokowi Disambut Menteri Energi Uni Emirat Arab
apahabar.com

Nasional

BTN Siap Salurkan Kredit UMKM Properti Rp75 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com