150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar! Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu

Jokowi: Jangan Cuma Mau Stimulus Tapi Tetap PHK Pekerja

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 16:52 WIB

Jokowi: Jangan Cuma Mau Stimulus Tapi Tetap PHK Pekerja

Presiden Joko Widodo. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan para gubernur di berbagai daerah untuk memperkuat dan memperluas program stimulus ekonomi yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat.

Program stimulus tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

“Saya minta para gubernur di setiap daerah merancang program yang sama untuk menambah, untuk memperkuat serta memperluas program stimulus ekonomi yang sudah disiapkan oleh pemerintah pusat,” kata Jokowi saat meresmikan pembukaan musrenbangnas 2020 di Istana Merdeka, dikutip dari republika.co.id, Kamis (30/04).

Jokowi meminta agar program stimulus yang akan dijalankan di daerah disiapkan dengan skema yang jelas, transparan, dan terukur. Sehingga jelas sektor mana saja yang bisa mendapatkan stimulus tersebut agar dapat menyelamatkan para tenaga kerja dari pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Jangan sampai hanya mau mendapatkan stimulus ekonomi tapi tetap melakukan PHK kepada pekerjanya,” ucap dia.

Presiden juga meminta agar para penerima stimulus ekonomi diverifikasi dengan benar. Selain itu, efektifitas progam stimulus ini juga perlu terus dievaluasi secara berkala sehingga benar-benar dapat menyelamatkan jutaan tenaga kerja.

“Saya minta pada para gubernur, bupati dan walkot, dan juga kepala bappeda untuk mengidentifikasi secara detil, memilah-milah secara cermat di daerahnya masing-masing. Sektor apa yang terkena dampak paling parah, sektor apa yang dampaknya sedang, dan sektor apa yang masih bisa bertahan, justru bisa mengambil peluang yang ada,” jelas dia.

Jokowi mengatakan, beberapa sektor sangat terdampak dari pandemi ini, seperti sektor UMKM, sektor pariwisata, sektor konstruksi, dan juga sektor transportasi. Kendati demikian, sejumlah sektor lainnya justru masih bisa bertahan dan bergerak memanfaatkan pandemi ini. Misalnya saja sektor tekstil, sektor kimia, sektor farmasi, sektor alat kesehatan, sektor makanan dan minuman, sektor jasa telekomunikasi, dan sektor jasa logistik.

“Saya minta disiapkan strategi besar recoverynya, peta jalan dan tahapan-tahapannya. Tahapan mitigasi yang dilakukan saat ini seperti apa. Apa sektor prioritas yang harus dibantu, berapa lapangan kerja yang bisa diselamatkan,” tambah Jokowi.

Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah pun masih fokus pada tahap mitigasi pandemi Covid-19. Namun setelah tahap ini selesai, maka ia meminta agar pemerintah mulai masuk ke tahapan recovery.

Pemerintah juga telah menyiapkan paket progam stimulus ekonomi agar para pelaku usaha bisa bertahan, seperti insentif perpajakan, restrukturisasi kredit, dan relaksasi impor bahan baku. Jokowi mengingatkan agar stimulus ekonomi ini tak hanya menyasar pada UMKM namun juga pada pelaku usaha ultra mikro dan usaha mikro.

Selain itu, program ini juga harus menjangkau sektor informal seperti pedagang kaki lima, tukang gorengan, tukang tambal ban, warung-warung kecil dsb. Ia menyebut, berdasarkan data Bappenas jumlah masyarakat yang masuk dalam sektor informal ini mencapai 40 juta dan juga tak sedikit yang menampung tenaga kerja.

“Sebagian besar dari mereka tidak bersentuhan dengan bank atau lembaga keuangan,” kata Jokowi.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

IDI: Pakai Masker Saat Sakit dan Kujungi Faskes
apahabar.com

Nasional

Prof Australia Protes Keras Tim Hukum Prabowo: Saya Tak Bilang Jokowi Otoriter
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Penghentian Tambang Emas Ilegal di Lebak
apahabar.com

Nasional

Jokowi Soroti Ancaman Krisis Pangan dan Ketahanan Energi
apahabar.com

Nasional

Ini Amalan Kiai yang Jasadnya Utuh Meski 31 Tahun Dikubur
apahabar.com

Nasional

MUI Ponorogo Angkat Bicara Soal Isu Kiamat Pertama akan Menimpa Daerahnya
apahabar.com

Nasional

Hitung Nyata KPU 19.15 WIB: Makin Jauh, Prabowo-Sandiaga Tertinggal 9,1 Juta Suara
apahabar.com

Nasional

Berkaca dari Kasus Kendari, Prajurit Wajib Kendalikan Jari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com