Detik-Detik Longsor Maut di Desa Batu Bini HSS Timbun 4 Pencari Batu Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Tangkap Kakak Beradik Pemilik 2,1 Kg Sabu-Sabu Selama Idulfitri, PDAM Bandarmasih Pastikan Pasokan Aman Dewan Minta Pemkot Banjarbaru Lebih Peka Permasalahan Warganya, Simak Penjelasan Wali Kota Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Jokowi Minta Pemerintah Daerah dan BUMN Bantu UMKM

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 19:13 WIB

Jokowi Minta Pemerintah Daerah dan BUMN Bantu UMKM

Ilustrasi UMKM. Foto-Katadata.com/Donang Wahyu

apabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kementerian/lembaga, BUMN, dan juga pemerintah daerah agar menjadi bantalan bagi usaha UMKM saat memasuki tahap pemulihan awal pasca pandemi corona (Covid-19).

“Misalnya BUMN atau BUMD menjadi offtaker bagi hasil produksi para pelaku UMKM baik ini di bidang pertanian, perikanan, kuliner sampai di industri rumah tangga,” ucap Jokowi saat rapat terbatas lanjutan pembahasan program mitigasi dampak Covid-19 terhadap UMKM di Istana Merdeka, Rabu (29/04).

Selain itu, ia juga meminta agar realokasi anggaran pemda diarahkan pada program-program stimulus ekonomi yang menyentuh sektor UMKM tersebut. Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri menyampaikan juga pesan tersebut ke daerah.

“Sehingga kita harapkan UMKM kita bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Jokowi.

Pemerintah menyiapkan lima skema bagi UMKM dalam program perlindungan dan pemulihan ekonomi, khususnya di sektor UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Poin pertama dari program tersebut adalah skema program ditujukan pelaku UMKM yang masuk kategori miskin dan kelompok rentan yang terdampak dari pandemi ini.

Kedua, skema program insentif perpajakan bagi pelaku UMKM yang omsetnya masih di bawah Rp 4,8 miliar per tahun. Insentif ini diberikan dengan menurunkan tarif PPh final untuk UMKM dari 0,5 persen menjadi nol persen selama enam bulan dari April hingga September 2020.

Ketiga yakni program relaksasi dan restrukturisasi kredit UMKM dengan berbagai skema program. Baik itu mengenai penundaan angsuran, subsidi bunga penerima KUR, kredit ultra mikro atau Umi, hingga debitur PNM Mekaar yang jumlahnya mencapai 6,4 juta, dan debitur Pegadaian yang jumlahnya 10,6 juta. Begitu juga penundaan angsuran dan subsidi bunga kepada usaha mikro penerima kredit dari lembaga pengelola dana bergulir LPDB.

Keempat, skema program mengenai perluasan pembiayaan UMKM berupa stimulus bantuan modal kerja. Jokowi meminta agar skema bantuan modal kerja darurat ini dirancang dengan baik sehingga UMKM bisa merasakan manfaatnya.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Kembali Naik Tipis, Berikut Rincian Lengkapnya
apahabar.com

Ekbis

Bursa Kawasan Turun, IHSG Awal Pekan Diperkirakan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Dibuka Melemah Jadi Rp 14.078 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Tampil Maskulin, Yamaha Scorpio Z 2008 Modif Bratstyle
apahabar.com

Ekbis

Saat Bandara Internasional Syamsudin Noor Baru Menanti Dioperasikan
apahabar.com

Ekbis

Ikan Haruan Penyumbang Inflasi Paling Banyak untuk Kalsel  

Ekbis

Jelang Akhir Pemilihan Presiden AS, Harga Minyak Naik Hampir 3 Persen
apahabar.com

Ekbis

Jelang Ramadan, Harga Ayam Naik, Telur Stabil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com