Akhir Pekan Ini, Wisata Siring Banjarmasin Resmi Ditutup Lagi Dokter Kalsel Gugur karena Covid-19, IDI: Sudah 55 Terjangkit! Ibunya Reaktif Tes Covid-19, Bayi di Banjarmasin Meninggal Dunia Rapid Test di Banjarmasin Rp 500 Ribu, Dinkes Siapkan Sanksi Klarifikasi Oknum Dokter Banjarbaru Dugaan KDRT Istri Pertama




Home Nasional

Selasa, 7 April 2020 - 13:12 WIB

Jokowi Minta Pencairan Bantuan Sosial Covid-19 Tepat Sasaran

Redaksi - Apahabar.com

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (03/04). Foto-Antara/Ho-Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (03/04). Foto-Antara/Ho-Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bantuan dalam jaring pengaman sosial untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 diberikan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Pelaksanaannya betul-betul tepat sasaran. Data dari kelompok-kelompok penerima manfaat juga ‘by name by adress’ (sesuai nama dan sesuai alamat), sehingga tepat dan akurat. Libatkan RT atau RW dan pemerintah desa dan pemerintah daerah. Sehingga betul-betul bantuan ini bisa tepat,” kata Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui telekonferensi mengenai Efektivitas Penyaluran Program Jaring Pengaman Sosial dari Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (07/04).

Kepala Negara juga meminta penyaluran dalam jaring pengaman sosial itu dilakukan secara cepat, tanpa ada birokrasi yang menyulitkan. Dia meminta jajaran kementerian memastikan program jaring pengaman sosial juga dirasakan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), oleh pedagang sembako di pasar tradisional, hingga pelaku usaha transportasi ojek.

Baca juga :  Kenapa STNK Kendaraan Baru Lama Jadinya

“Sehingga bisa menggerakkan, mengikutsertakan usaha-usaha di bawah dan bersama-sama, ekonomi di bawah ikut bergerak,” ujar dia.

Secara keseluruhan, dalam mengatasi dampak sosial ekonomi dari pandemi Covid-19, pemerintah menyiapkan Rp110 triliun untuk jaring pengaman sosial (social safety net) yang diprioritaskan bagi masyarakat dengan segmen ekonomi bawah.

Jaring pengaman sosial itu, antara lain perluasan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dari 9,2 juta penerima menjadi 10 juta, dengan nilai manfaat yang ditingkatkan sebesar 25 persen, serta mekanisme pencairan menjadi sebulan sekali dari tiga bulan sekali.

“Kemudian Kartu Sembako dinaikkan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima manfaat yang nilainya dinaikkan 30 persen dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu dan diberikan selama sembilan bulan,” tambah Jokowi.

Baca juga :  Lion Air Siap Rekrut Ribuan Karyawannya Kembali

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial khusus, untuk 3,7 juta berbasis keluarga. Jabodetabek merupakan wilayah yang rentan kasus positif Covid-19, terutama DKI Jakarta dengan kasus positif Covid-19 terbanyak di Indonesia.

“Sebanyak 1,1 juta disalurkan Pemprov DKI Jakarta, dan 2,6 juta disiapkan oleh pemerintah pusat selama dua bulan sesuai dengan masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19,” ujar dia.

Kepala Negara juga telah memerintahkan Menteri Sosial Juliari Batubara untuk mendistribusikan 200 ribu paket sembako di wilayah Jabodetabek.

Selain itu terdapat stimulus kartu pra kerja yang akan dimulai pada 9 april 2020, dengan total kenaikan anggaran Kartu Pra Kerja menjadi Rp20 triliun dari Rp10 triliun.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

6 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun  di Tol Cipularang
apahabar.com

Nasional

Terkait Penghentian Umrah, Ma’ruf Amin: Pemerintah Sedang Negosiasi dengan Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

Polri-TNI Terjunkan 9 SSK Amankan Kerusuhan di Manokwari
apahabar.com

Nasional

Disambut Guyuran Hujan, Semangat Jemaah Haul Guru Sekumpul Tak Surut
apahabar.com

Nasional

Jokowi Berterima Kasih kepada Masyarakat Natuna
apahabar.com

Nasional

Jelang Pelantikan Presiden, 30 Ribu Personel Disiagakan
apahabar.com

Nasional

Penjelasan Polri Soal ‘Geng-gengan’ di Tubuhnya
apahabar.com

Nasional

Helikopter Ditumpangi Caleg DPR dari PPP Jatuh di Desa Jayaratu Tasikmalaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com