Akhir Pekan Ini, Wisata Siring Banjarmasin Resmi Ditutup Lagi Dokter Kalsel Gugur karena Covid-19, IDI: Sudah 55 Terjangkit! Ibunya Reaktif Tes Covid-19, Bayi di Banjarmasin Meninggal Dunia Rapid Test di Banjarmasin Rp 500 Ribu, Dinkes Siapkan Sanksi Klarifikasi Oknum Dokter Banjarbaru Dugaan KDRT Istri Pertama




Home Nasional

Rabu, 29 April 2020 - 17:52 WIB

Jokowi Siapkan Lima Skema Perlindungan UMKM

Redaksi - Apahabar.com

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman

Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapkan lima skema besar dalam program perlindungan dan pemulihan ekonomi di sektor UMKM, termasuk merumuskan program khusus bagi usaha ultra mikro dan usaha mikro yang belum bersentuhan dan belum terjangkau lembaga keuangan maupun perbankan.

“Pembahasan sudah semakin mengerucut dan ada lima skema besar,” kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas virtual dengan topik Lanjutan Pembahasan Program Mitigasi Dampak Covid-19 Terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dari Istana Merdeka Jakarta, Rabu (29/04).

Jokowi merinci skema program pertama adalah bagi pelaku UMKM yang masuk kategori miskin dan kelompok rentan dari dampak Covid-19.

Untuk kelompok tersebut, Jokowi memastikan bahwa mereka ini masuk sebagai bagian dari penerima bantuan sosial baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), paket sembako, bansos tunai, BLT desa, pembebasan pengurangan tarif listrik, maupun kartu prakerja.

Kemudian skema program yang kedua adalah pemberian insentif perpajakan bagi pelaku UMKM yang omzetnya masih di bawah Rp4,8 miliar per tahun.

“Saya kira di sini pemerintah telah menurunkan tarif PPh final untuk UMKM dari 0,5 persen menjadi 0 persen selama periode 6 bulan dimulai dari April sampai September 2020,” kata Jokowi.

Baca juga :  Kenapa STNK Kendaraan Baru Lama Jadinya

Skema program yang ketiga adalah pemberian relaksasi dan restrukturisasi kredit UMKM dengan berbagai program.

Keringanan yang diberikan antara lain dalam bentuk penundaan angsuran dan subsidi bunga penerima KUR, kredit ultra mikro, atau UMi, PNM Mekaar yang jumlahnya 6,4 juta, dan di Pegadaian juga ada 10,6 juta debitur.

Selain itu, terdapat angsuran dan subsidi bunga kepada usaha mikro penerima kredit dari LPDB-KUMK, penundaan angsuran dan subsidi bunga kepada para penerima bantuan permodalan dari beberapa kementerian misalnya LPM UKP (Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan), BLU Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan, dan program serupa di Kementan.

“Saya juga minta program penundaan angsuran dan subsidi bunga diperluas untuk pengusaha mikro penerima bantuan dari pemerintah daerah,” katanya.

Kemudian, skema keempat mengenai perluasan pembiayaan bagi UMKM berupa stimulus bantuan modal kerja darurat.

Tercatat masih ada 23 juta UMKM yang belum pernah mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan maupun sistem perbankan.

Baca juga :  Lion Air Siap Rekrut Ribuan Karyawannya Kembali

“Karena itu yang 23 juta UMKM ini harus mendapatkan program dari perluasan pembiayaan program kerja, bagi yang bankable penyalurannya akan melalui perluasan program KUR sekaligus ini akan mendorong inklusi keuangan. Sedangkan bagi yang tidak bankable penyalurannya bisa lewat UMi, lewat Mekaar maupun skema program lainnya,” kata Kepala Negara.

Skema program kelima yakni kementerian/lembaga/BUMN dan Pemda harus menjadi “bumper” dalam ekosistem usaha UMKM terutama dalam tahap awal pemulihan.

“Konsolidasi usaha ini penting sekali misalnya BUMN atau BUMD menjadi offtaker hasil atau produksi para pelaku UMKM baik di bidang pertanian, perikanan, kuliner, sampai di industri rumah tangga,” katanya.

Selain itu, melakukan realokasi anggaran pemerintah daerah yang harus diarahkan pada program-program stimulus ekonomi yang menyentuh sektor UMKM.

“Saya harapkan nanti Mendagri bisa menyampaikan kepada Kepala Daerah sehingga kita harapkan UMKM kita bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini,” kata Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi-Ma’ruf Amin Menang Telak di TPS Sultan Yogya
apahabar.com

Nasional

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Sukabumi
apahabar.com

Nasional

Saksikan Aksi ‘Jackie Chan’ Barabai di Hitam Putih
apahabar.com

Nasional

Badak LNG Raih Proper Emas 7 Kali Berturut-turut
apahabar.com

Nasional

Jelang 22 Mei, Polda Lampung Kirim Pasukan ke Jakarta
Viral Perusakan 'Musala' di Minahasa, TNI Sebar Babinsa di Banjarmasin

Nasional

Viral Perusakan ‘Musala’ di Minahasa, TNI Sebar Babinsa di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 3.293 Positif, 252 Sembuh, 280 Meninggal
apahabar.com

Nasional

Positif Corona di Indonesia Bertambah 7 Orang, Total Jadi 31 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com