Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Jukir Positif Corona, Pasar Sentral Antasari Dikecualikan

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 18:25 WIB

Jukir Positif Corona, Pasar Sentral Antasari Dikecualikan

Pasar Sentral Antasari tetap dibuka meski seorang juru parkir di sana meninggal dunia karena Covid-19. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Satu pasien positif Covid-19 kembali meninggal dunia.

Dia juru parkir (jukir) Pasar Sentral Antasari Banjarmasin.

Sempat dirawat intensif di RSUD Ulin Banjarmasin. Pria 48 tahun itu meninggal dunia, Rabu (29/4) kemarin.

“Itu memang betul positif virus Corona hasil swab-nya,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Sehingga pihaknya mengimbau orang yang kontak erat dengan pasien untuk melaporkan diri ke Puskesmas sesuai domisili.

Machli menambahkan pasar induk milik Pemkot Banjarmasin itu tak serta merta ditutup.

Selama pandemi, Undang Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan mengecualikan aktivitas penjualan bahan pokok.

Hanya saja, lanjut Machli, dari kasus jukir seluruh orang yang berinteraksi langsung dengan pasien itu akan segera dilacak. Dinkes siap terjun langsung.

“Hari ini kami menggali siapa yang kontak erat dari sumber informasi dan dilakukan tracking esok pagi (1/5),” pungkasnya.

Lain halnya, apabila terdapat 10 kasus terkonfirmasi positif di Pasar Sentral Antasari.

Maka, kata dia, secara otomatis pasar tersebut ditutup sementara.

“Kalau banyak langsung ditutup, tapi tunggu hasil tracking kita,” ucapnya.

Positifnya jukir itu menambah deretan kluster atau kelompok terjangkit Covid-19 di ibu kota Kalsel.

“Kemungkinan di kawasan situ bisa disebut kluster Pasar Sentral Antasari,” tuturnya.

Sejauh pendalaman dilakukan, jukir itu tak memiliki riwayat perjalanan selama sakit.

“Pasien termasuk bukan pelaku perjalanan,” tegasnya.

Adapun pasien positif di Banjarmasin mencapai 59 kasus. 10 pasien di antaranya sembuh. 8 pasien meninggal dunia.

40 pasien positif menjalani masa perawatan di pelbagai Rumah Sakit (RS) rujukan.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) 8 kasus. Di bawahnya masih ada 549 orang dalam pemantuan (ODP).

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gandeng SKPD, BNNK Gencar Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Lingkungan Pemko Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tekan Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Sayed Jafar Launching RLKC
apahabar.com

Kalsel

Update 4 April di Kalsel: PDP Covid-19 Berkurang 1 Orang
apahabar.com

Kalsel

Berupaya Tingkatkan Nasionalisme, LHKP Gelar Dialog Kepemudaan
apahabar.com

Kalsel

Kedapatan Beroperasi, 10 Pemilik Warung Sakadup Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Cerita Pilu Korban Kebakaran Belakang Pasar Hanyar, Kebingungan Mencari Tempat Tidur Malam Ini
apahabar.com

Kalsel

Terkait Dana Transport, Relawan UPT Damkar Batola Diminta Bersabar
apahabar.com

Kalsel

MHM Pesan Jadikan Media sebagai Kawan Pemerintah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com