Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Kasus Covid-19 Turun, Korsel Longgarkan Pembatasan Sosial

- Apahabar.com Minggu, 19 April 2020 - 19:52 WIB

Kasus Covid-19 Turun, Korsel Longgarkan Pembatasan Sosial

Suasana acara nikah massal di Korea Selatan yang bersamaan dengan mewabahnya virus corona di sana. Foto- AP Photo/Ahn Young-joon

apahabar.com, SEOUL – Korea Selatan pada Minggu memperpanjang pemberlakuan pembatasan sosial untuk 16 hari lagi namun melonggarkan pembatasan bagi gereja dan pertandingan olah raga.

Kebijakan itu diambil saat Korsel melaporkan hanya delapan kasus baru infeksi virus corona atau Covid-19. Jumlah tersebut merupakan yang terendah dalam dua bulan ini.

Dengan pelonggaran itu, tempat-tempat yang berisiko tinggi seperti gereja tidak lagi harus ditutup. Selain itu, berbagai pertandingan olah raga, seperti sepak bola, bisa dilanjutkan namun tanpa kehadiran penonton.

“Yang paling aman adalah tetap menjaga pembatasan sosial secara terus-menerus, tapi kenyataannya tidak mudah. Kita perlu mencari jalan tengah,” kata Perdana Menteri Chung Sye-kyun dalam pertemuan pejabat pemerintah yang disiarkan televisi.

“Kalau kita bisa menjaga pengaturan yang stabil pada tingkat seperti sekarang ini, kita akan berpindah ke ‘pembatasan sosial rutin’ mulai 6 Mei,” kata Chung.

Otoritas kesehatan mengatakan kebijakan itu memungkinkan kegiatan ekonomi dijalankan lagi sementara, pada saat yang sama, panduan tetap dipegang soal pembersihan dengan disinfektan dan pencegahan penyebaran virus itu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pertama kalinya sejak 18 Februari, Korea Selatan melaporkan satu digit jumlah harian peningkatan pengidap baru Covid-19. Dengan laporan terbaru itu, total kasus virus corona di Korsel berjumlah 10.661.

Sebanyak lima dari kasus baru itu berasal dari luar negeri, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCD). Jumlah korban jiwa naik menjadi 234 orang.

Presiden Moon Jae-in pada Minggu mengatakan kemajuan yang dicapai Korea Selatan memunculkan harapan bahwa Covid-19 “bisa diatasi” di berbagai belahan dunia lainnya.

Pada awal tahun ini, Korea Selatan menjadi negara di Asia di luar China yang mencatatkan jumlah terbesar pengidap Covid-19. Sejak itu, jumlah kasus di negara-negara lain telah melewati Korsel.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Debat Capres, Jokowi Sindir Balik Prabowo soal Korupsi
apahabar.com

Nasional

Mahfud Md Jenguk Yusuf Mansur
apahabar.com

Nasional

Ketika Kreasi Warga Binaan LPP Martapura Jadi Terbaik II di Pameran Produk Unggulan Narapidana 2019
apahabar.com

Nasional

BMKG Ingatkan Jemaah Haul Guru Sekumpul Potensi Hujan Sore Ini
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kaltim Bergeming, ‘Dirayu’ Al-Jazeera soal Lokasi Ibu Kota
Jokowi Tetapkan Status Pembatasan Sosial Berskala Besar

Nasional

Jokowi Tetapkan Status Pembatasan Sosial Berskala Besar
apahabar.com

Nasional

Khawatir Corona, Arab Saudi Menunda Perjalanan ke-9 Negara

Nasional

@KetumProdem Terkejut Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi Pukul 04.00 Subuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com