Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Kekecewaan Sang Ayah di Batola, Anaknya Meninggal Disangkakan PDP Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 21 April 2020 - 20:22 WIB

Kekecewaan Sang Ayah di Batola, Anaknya Meninggal Disangkakan PDP Covid-19

Arie Setiawan menerima hasil swab anaknya yang meninggal disangkakan PDP Covid-19 di Batola. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang warga Handil Bhakti, Barito Kuala (Batola), bernama Arie Setiawan merasa kecewa kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anshari Saleh Banjarmasin.

Betapa tidak, sang anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) meninggal dunia itu, disangkakan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) oleh pihak rumah sakit.

Sebelumnya, sang anak perempuannya itu dirawat selama 10 hari di Ruang ICU RSUD Anshari Saleh.

Sampai saat ini, Arie sendiri masih menanyakan bagaimana koordinasi antara pihak rumah sakit dan dinas kesehatan ihwal kematian sang anak yang disangkakan berstatus PDP tersebut.

“Padahal laporan hasil uji Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Banjarbaru, tertanggal 14 April 2020 dinyatakan negatif,” ucap Arie kepada awak media, belum lama tadi.

Saat dirawat di rumah sakit plat merah tersebut, kata dia, sang anak tidak menimbulkan gejala yang mengarah pada virus Corona (Covid-19).

Pertama masuk pada 3 April 2020, sambung dia, sang anak mengindap tekanan darah tinggi.

Berselang satu pekan, tepatnya 11 April 2020, secara tiba-tiba muncul gejala batuk dan panas tinggi.

“Saat itu pula, rumah sakit langsung menetapkan sebagai PDP Covid-19,” ungkapnya.

Lantaran berstatus PDP, tim medis pun langsung melakukan rapid test dan rontgen. Hasilnya pun memang negatif Covid-19.

Meski begitu, ia masih menunggu hasil uji swab yang diprediksi akan keluar pada 16 April 2020.

“Berselang menunggu hasil swab, anak saya meninggal dunia pada 14 April 2020, pukul 05.45 Wita,” katanya haru.

Mengetahui sang anak telah tiada, ia meminta agar jenazah sang anak dibawa pulang ke rumah.

Lantaran masih belum ada hasil uji swab, keinginan itu pun ditolak oleh pihak rumah sakit.

“Kami sekeluarga tidak bisa berbuat apa-apa dan terpaksa mengikuti aturan dari rumah sakit. Pemakamannya pun dilaksanakan sesuai prosedur penanganan Covid-19. Berat rasanya menerima kondisi ini,” katanya.

Kemudian, pada 16 April 2020, Arie pun kembali ke RSUD Anshari Saleh untuk mengambil hasil uji swab. Sayang masih belum keluar.

“Pihak IGD hanya menyampaikan secara lisan bahwa anak saya negatif Covid-19. Karena tim medis masih belum menerima surat resmi uji swab tersebut,” jelasnya.

Keesokan harinya, surat resmi hasil swab diterima. Ironis, dalam surat itu tertera bahwa surat dikeluarkan pada 14 April 2020.

“Ini bertepatan pada hari meninggalnya anak saya. Kalau memang demikian, kenapa tidak disampaikan segara mungkin kepada kami.
Sehingga kami bisa mengurus jenazah dan tidak dimakamkan dengan prosedur Covid-19. Ini yang membuat saya sekeluarga kecewa,” imbuhnya.

Berkaca dari kasus ini, ia berharap agar rumah sakit dan dinas kesehatan lebih terbuka dan cepat menyampaikan informasi kepada keluarga pasien.

“Saya berharap agar masyarakat, terutama di wilayah tempat kami berdomisili bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga kami, anak saya negatif Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Anshari Saleh, Yatno mengatakan pada 14 April 2020 itu merupakan tanggal pengujian sample di Jakarta. Sedangkan pada 13 April, mereka menerima sample.

“Kalau ada warga yang mempertanyakan atau meragukan, silakan datang ke rumah sakit. Kami akan layani. Anak Bapak ini negatif Covid-19 sesuai hasil dari Jakarta,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mantan Kapolri Resmikan 2 Mini Market Rumah Pangan Kita di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Satgas Saber Pungli Polsek Kuranji Bergerak
apahabar.com

Kalsel

Diusulkan Naik 8,51 Persen, UMK Banjarmasin Menunggu Pengesahan
apahabar.com

Kalsel

Anggota DPRD Banjarmasin Periode 2014-2019 Pamitan
apahabar.com

Kalsel

Di hadapan Civitas Akademika Uniska, Guru Zuhdi: Gunakan Bahasa Cinta
apahabar.com

Kalsel

Kala Sertu Alinis Bantu Warga Binaan, TNI Terlihat Semakin Dekat dengan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Konflik Manusia Vs Bekantan, Pengamat: Sediakan 30 Persen Kawasan Hijau
apahabar.com

Kalsel

Sungai Meluap, Beberapa Desa di Kelumpang Hulu Kotabaru Terimbas Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com