Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Rekonstruksi Pembunuhan di Buncit Indah, Satu Pelaku Sakit Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik

Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Capai 13.197 Orang, Terbanyak Panti Jompo

- Apahabar.com Sabtu, 11 April 2020 - 10:56 WIB

Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Capai 13.197 Orang, Terbanyak Panti Jompo

Petugas medis menunggu pasien yang terinfeksi virus corona (COVID-19), untuk naik kereta TGV medis kecepatan tinggi di sebuah stasiun di Strasbourg, Prancis, Jumat (3/4) lalu. Foto-Antara

apahabar.com, PARIS – Angka kematian akibat virus Corona atau Covid-19 di Prancis melonjak drastis, kini jadi 13.197 orang.

Lonjakan kematian itu hampir 987 orang atau sebesar 8 persen. Salah satu penyumbang kematian berasal dari panti jompo.

Kementerian setempat membagi jumlah antara kasus di rumah sakit dan kasus di rumah jompo.

Jumlah itu akan meningkat karena kurang dari 5.000 dari 7.400 rumah jompo sejauh ini telah melaporkan kasus virus corona kepada pemerintah. Demikian keterangan seorang pejabat kementerian Prancis dilaporkan Reuters.

Meskipun demikian, jumlah pasien yang berada di ruang perawatan intensif menurun karena efek karantina wilayah mulai terlihat.

Jumlah total infeksi virus corona yang dikonfirmasi dan yang mungkin terjadi di negara itu naik sebanyak 7.120 menjadi 124.869, meskipun kementerian tidak memberikan jumlah secara total.

Sementara itu, Jumat waktu setempat, Kementerian Kesehatan Prancis menyebutkan bahwa 7.004 orang berada dalam perawatan intensif, ada penurunan 62 pasien atau 0,9 persen.

Sementara itu, jumlah korban tewas bertambah lagi, dengan jumlah orang yang meninggal di rumah sakit naik 554 atau 7 persen menjadi 8.598 pada hari Jumat, setelah meningkat 5 persen pada hari Kamis.

Jumlah orang yang meninggal di panti jompo naik 433 atau 10 persen menjadi 4.599 dan sekarang menjadi lebih dari sepertiga dari total korban.

Lebih dari 20 orang meninggal di sebuah panti jompo di Paris. Pengurus panti jompo tersebut belum melaporkan jumlah kematian akibat virus corona kepada pemerintah, kata seorang pejabat kesehatan pada hari Jumat.

Jumlah infeksi virus corona yang terdaftar juga terus bertambah dengan cepat. Tidak seperti negara-negara besar lainnya seperti Italia, Spanyol dan Amerika Serikat, yang melaporkan satu angka keseluruhan untuk kasus virus corona, Prancis melaporkan dua penghitungan terpisah: satu untuk rumah sakit dan satu untuk rumah jompo.

Jumlah infeksi virus corona yang dikonfirmasi di rumah sakit tumbuh sebesar 5 persen untuk hari keempat berturut-turut dan mencapai 90.676.

Jumlah kasus di panti jompo – yang termasuk kasus positif dan dugaan – melonjak 2.778 atau 9 persen menjadi 34.193.

Seorang pejabat kementerian mengatakan kasus rumah sakit dan panti jompo tidak bisa begitu saja ditambahkan karena ada beberapa tumpang tindih, karena beberapa kasus yang dikonfirmasi di panti jompo termasuk dalam jumlah kasus yang dikonfirmasi di rumah sakit.

Untuk menentukan keberadaan COVID-19 di panti jompo, Prancis hanya menguji tiga kasus yang diduga terinfeksi virus corona jenis baru itu.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jelang Piala Dunia U-20, Kementerian PUPR Renovasi Dua Stadion
apahabar.com

Nasional

Kebakaran Lahan di Aceh Meluas Hingga 52 Hektare
apahabar.com

Nasional

Ini Motif Pelaku Tega Habisi Levie
apahabar.com

Nasional

Banyak Barang Anak Hilang usai Reuni Akbar 212
apahabar.com

Nasional

Adik Gus Dur KH Hasyim Wahid Wafat, Dimakamkan di Jombang
apahabar.com

Nasional

Skema Pembiayaan Ibu Kota Akan Dirombak
apahabar.com

Nasional

Longsor Terjang Sebuah Rumah, 6 Orang Tertimbun
apahabar.com

Nasional

Transit Merkurius Usai, Siap-Siap Mengamati Gerhana Matahari Cincin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com