7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Kematian karena Covid-19 di AS Tembus 23 Ribu Jiwa

- Apahabar.com Selasa, 14 April 2020 - 13:40 WIB

Kematian karena Covid-19 di AS Tembus 23 Ribu Jiwa

Petugas Life Care Center of Kirkland membawa seorang pasien yang terindikasi virus corona di Kirkland, Washington, 4 Maret 2020. Korban meninggal akibat virus Corona di wilayah Amerika Serikat (AS) terus bertambah. Foto-Reuters/Lindsey Wasson

apahabar.com, NEW YORK – Jumlah kematian akibat virus corona di Amerika Serikat (AS) menembus lebih dari 23 ribu jiwa pada Senin (14/4) waktu setempat. Para pejabat memprediksi pekan ini akan menjadi puncak pandemi.

AS merupakan negara dengan populasi penduduk terbesar ketiga di dunia. Negara yang dipimpin Donald Trump itu telah mencatat kematian Covid-19 paling tinggi daripada negara lain.

Dilansir Republika.co.id, kasus infeksi positif di AS juga tercatat tertinggi dengan hampir 581 ribu kasus. Sebagai catatan, seluruh dunia mencatat ada 1,9 juta kasus Covid-19.

Menurut perhitungan Reuters, kematian dilaporkan pada Minggu berjumlah 1.513 yang merupakan peningkatan terkecil sejak 6 April sebanyak 1.309 kematian. Johns Hopkin University and Medicine mencatat, 581.918 kasus infeksi positif Covid-19 di seluruh AS sementara 23.608 meninggal dunia.

Negara bagian New York menjadi pusat konsentrasi di dalam dan sekitar wilayah dengan lebih dari 10 ribu kematian. New York memiliki populasi penduduk sekitar 8,4 juta orang.

Negara bagian Wyoming menjadi negara bagian terakhir di AS yang melaporkan kematian pertamanya pada Senin. Pembatasan untuk tetap berada di rumah untuk mengekang penyebaran penyakit telah berlangsung selama lebih dari dua pekan.

Akibatnya ekonomi terpukul. Bisnis tutup dan perjalanan dibatasi. Namun, pejabat setempat malah berdebat akan membuka kembali beberapa sektor. Pemerintah Trump telah mengindikasikan 1 Mei sebagai tanggal potensial untuk kmeredakan pembatasan, meski mendesak kehati-hatian yang sangat.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa 6,6 M Mindanao Terasa Sampai Sulawesi, BMKG: Dipicu Sesar Lokal
apahabar.com

Nasional

Ditahan 20 Hari, Bareskrim Dalami Motif Tersangka Penyiram Novel
apahabar.com

Nasional

Update Situng KPU Pukul 12.00 WIB, Jokowi-Ma’ruf Nyaris Unggul Lima Juta Suara
apahabar.com

Nasional

Membanggakan, Dokter Praktik Mandiri Terbaik Indonesia Ada di Balangan
apahabar.com

Nasional

Soal Perlindungan Keselamatan, Grab Diminta Tiru Gojek
apahabar.com

Nasional

Berkas Gugatan Diterima PN Jakpus, Wartawan Senior Ilham Bintang Dapat Dukungan
apahabar.com

Nasional

Teror Virus Corona Tak Kurangi Minat Jemaah Ibadah Umrah
apahabar.com

Nasional

Siap-siap! 100 Ribu Lowongan CPNS Buka Oktober 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com