Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Kemenkes: PSBB Depok, Bogor, Bekasi Sudah Disetujui

- Apahabar.com Minggu, 12 April 2020 - 07:00 WIB

Kemenkes: PSBB Depok, Bogor, Bekasi Sudah Disetujui

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan dengan 27 ketua MUI se-Jabar via video conference terkait fatwa haram mudik dan persiapan menghadapi bulan Ramadan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (09/04) malam. Foto - Antara/Ho-Humas Pemprov Jabar/am.

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan telah menyetujui penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, serta Kabupaten dan Kota Bogor yang diajukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto di Jakarta, Sabtu (11/04).

“Sudah setuju,” kata Yurianto mengenai keputusan Kemenkes terkait PSBB yang diajukan Gubernur Jawa Barat.

Pada Rabu (08/04), Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengajukan permohonan status PSBB lima wilayah secara bersamaan kepada Kementerian Kesehatan.

Kelima wilayah itu yakni Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek). Kelima wilayah ini diharapkan masuk ke dalam PSBB Klaster DKI Jakarta yang namanya menjadi Klaster Jabodetabek.

“Surat dari lima kepala daerah (Bodebek) sudah masuk ke kami (Pemprov Jabar) kemudian kami rekap dan hari ini Pemda Provinsi Jabar mengajukan PSBB untuk lima wilayah Bodebek, nanti akan dikaji Kementerian Kesehatan mudah-mudahan sehari atau dua hari keluar keputusannya,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut, wilayah Bodebek harus satu klaster dengan DKI Jakarta dikarenakan sebaran virus Covid-19 secara nasional 70 persennya ada di wilayah Jabodetabek.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga telah menyetujui Provinsi DKI Jakarta melaksanakan PSBB dengan dikeluarkannya surat Keputusan Menteri Kesehatan pada Selasa (07/04). Selanjutnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan peraturan gubernur tentang PSBB yang mengatur petunjuk teknis pelaksanaan pembatasan sosial tersebut.

DKI Jakarta menyosialisasikan terkait kebijakan PSBB pada masyarakat dan baru mulai menerapkannya pada Jumat (10/04).(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Vaksin

Nasional

Hari Ini, Puluhan Ribu Vaksin Covid-19 Tiba di Jawa Tengah
apahabar.com

Nasional

Kronologi Lengkap Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung
apahabar.com

Nasional

BMKG Ungkap Tanda-Tanda Puting Beliung
apahabar.com

Nasional

Penembak Polisi di Tala Diduga Gunakan Anak-Anak sebagai Tameng

Nasional

Polisi Sebut Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan di Jenazah Laskar, FPI Tunggu Komnas HAM
Panduan Kemenag Soal Ibadah Ramadan di Tengah Covid-19, Bagaimana Salat Id?

Nasional

Panduan Kemenag Soal Ibadah Ramadan di Tengah Covid-19, Bagaimana Salat Id?
apahabar.com

Nasional

Jokowi Lewatkan Pergantian Tahun Baru di Yogyakarta
apahabar.com

Nasional

Uji Klinik Obat Kombinasi Covid-19 Unair, Simak Ulasan Kritis BPOM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com