Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Komisi X DPR RI Desak Kemenparekraf Realisasikan Kebijakan Percepatan Penanganan Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 15:23 WIB

Komisi X DPR RI Desak Kemenparekraf Realisasikan Kebijakan Percepatan Penanganan Covid-19

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi X DPR RI mendesak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) merealisasikan kebijakan yang sudah diambil untuk percepatan penanganan virus Covid-19.

Disampaikan anggota Komisi X DPR RI H Muhammad Nur, setelah pihaknya melaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama PHRI, ASITA, Kadin, GIPI dan Paperindo maka pihaknya mendesak kementerian di bawah pimpinan Wishnutama itu segera merealisasikan kebijakan.

“Ada tiga poin kebijakan Kemenparekraf yang sudah diambil dan kami minta segera dilaksanakan, seperti percepatan penanganan virus Covid-19, jaring pengaman sosial dan permasalahan ekonomi khususnya pelaku usaha wisata dan industri wisata,” papar HMR, Kamis (16/4).

HMR menjelaskan, Komisi X mendorong Kemenparekraf menyiapkan program strategis bagi pelaku industri pariwisata untuk mempersiapkan masa pemulihan dan normalisasi bidang kepariwisataan namun tetap memperhatikan protocol penanganan Covid-19.

“Kami juga meminta pemerintah membuat skema baru bantuan tunai langsung sebagai jaringan pengaman sosial bagi pelaku usaha dan pekerja pariwisata,” ungkap HMR.

Semua ini dikatakan Politisi Gerindra setelah Komisi X mendengarkan masukkan para pelaku usaha wisata atas dampak wabah covid-19. Sehingga pihaknya mendesak Kemenparekraf untuk refocusing anggaran yang sudah dipotong sebesar Rp1 triliun bisa digunakan seluruhnya sebagai menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha industri pariwisata.

“Untuk permasalahan yang muncul seperti tiket pesawat dan lainnya agar bisa dicarikan solusinya tersendiri. Kami juga akan mempertimbangkan usulan dan pandangan pelaku usaha industri akan dibahas bersama pemerintah,” ujarnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ikatan Guru Indonesia Sepakat Penghapusan Tenaga Honorer di Kalsel
Kepala BPN Tanah Bumbu Alergi dengan Wartawan dan LSM

Kalsel

Kepala BPN Tanah Bumbu Alergi dengan Wartawan dan LSM
apahabar.com

Kalsel

Kabar Duka dari Tanbu, 1 Pengidap Covid-19 Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Personil Sat Brimob Polda Kalsel Buka Puasa hingga Sahur Bersama Warga
apahabar.com

Kalsel

Pasukan Bhakti Sosial Peduli Covid-19 di HST Bawa Ratusan Bansos

Kalsel

RSUD Ulin Beber Kiat Jitu Sembuhkan Pasien Pertama Corona di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Budaya Ngopi di Kotabaru; dari Milenial sampai Pejabat Hobi Nongkrong di Warkopdar
apahabar.com

Kalsel

Sambangi BBTKLPP Banjarbaru, TMP Kalsel Didistribusikan APD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com