Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Kondisi Ramai di Banjarmasin Disorot Dewan Kalsel

- Apahabar.com Jumat, 10 April 2020 - 16:50 WIB

Kondisi Ramai di Banjarmasin Disorot Dewan Kalsel

Banjarmasin telah ditetapkan sebagai zona merah penularan Covid-19. Namun begitu lalu lintas masih padat merayap belum lama tadi. Foto-Dishub for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah darurat Covid-19, Kota Banjarmasin terpantau ramai. Kondisi ini mendapat sorotan anggota DPRD Kalsel, Muhammad Yani.

Dari pantauan apahabar.com, arus lintas nampak kembali normal, meski sepekan lalu nampak sepi, seiring dengan kategori wilayah zona merah di Banjarmasin.

Kendaraan hilir mudik dan sebagian warga nampak melakukan aktifitas normal. Himbauan untuk tinggal di rumah nampaknya tidak digubris.

Yani menilai kesadaran warga nampak kurang untuk memperhatikan anjuran pemerintah kota dan provinsi.

Dia juga menyentil soal peran pemerintah sendiri. Dia pikir apakah pemahaman terhadap himbauan tetap di rumah kepada masyarakat sudah dilakukan dengan benar atau tidak.

Jika tidak, berarti pemerintah kota atau provinsi harus lebih gencar lagi mengedukasi warga terkait bahaya Covid-19.

Terutama kepada lapisan pemerintah paling dasar, seperti Ketua RT dan RW.

“Saya tekan kan sekali segera edukasi RT RW,” tegasnya, Jumat (10/4).

Yani merasa geram, jika edukasi untuk tinggal di rumah dan sosial distancing dilakukan, maka sebaran Corona akan lebih luas lagi.

Dan tidak menutup kemungkinan berpotensi jumlahnya akan meledak jika tidak segera disosialisasikan.

“Buktinya, Banjarmasin masih ramai, pasar ramai dan kelihatannya tidak ada upaya menjaga jarak,” ujar Paman Yani sapaan akrab Yani Helmi.

Selain itu dia juga kembali mengingatkan masyarakat ikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, jaga jarak, gunakan masker saat berpergian dan sering mencuci tangan dengan sabun.

Berdasarkan data sebaran pasein Covid-19 yang dirilis Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Pemprov Kalsel, pagi tadi, terdapat 1.165 Orang Dalam Pantauan (ODP), 13 Pasien Dalam Pengawasa (PDP), dan 25 pasien positif, diantaranya 4 meninggal dunia.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

banjir

Kalsel

Gelombang Hingga 3 Meter, Banjir Rob Mengancam Pesisir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bagikan Hand Sanitizer di RSUD, Sudian Noor Ingatkan Pasien Bersikap Jujur
apahabar.com

Kalsel

Batang Hidung Paman Birin Tak Terlihat di Penutupan Diklat Kepemimpinan, Sekda Ungkap Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Sering ke Kediaman Kiai Idham Chalid, Kiai Ma’ruf: Beliau Luar Biasa
PHKS

Kalsel

Peduli Banjir Kalsel, PHKS Bagi Ribuan Nasi Bungkus di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sungai Kintap Meluap, Ratusan Rumah Penduduk Terendam
apahabar.com

Kalsel

Tak Terima Bantuan PSBB, Warga Banjarmasin Wajib Lapor
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara Banjir, SD di Tapin Dikira Libur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com