Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

KPPBC TMP B Banjarmasin Bebaskan Bea Masuk dan Larangan Pembatasan Barang Impor APD Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 11:42 WIB

KPPBC TMP B Banjarmasin Bebaskan Bea Masuk dan Larangan Pembatasan Barang Impor APD Covid-19

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP B Banjarmasin, Kurnia S. Foto-apahabar.com/M Robby.

apahabar.com, BANJARMASIN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP B Banjarmasin memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan larangan pembatasan barang impor untuk alat penanganan wabah virus Corona (Covid-19) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kalau ada masyarakat atau instansi pemerintah yang mau impor alat penanganan Covid-19, kami memberikan fasilitas berupa pembebasan bea masuk dan pembebasan untuk larangan pembatasan barang,” ucap Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP B Banjarmasin, Kurnia S kepada apahabar.com, Kamis (16/4) kemarin.

Terlebih Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin sebagai rumah sakit rujukan penanganan virus Corona sedang kekurangan alat pelindung diri (APD).

“Itu sebenarnya (alat pelindung diri, red) bisa diimpor,” bebernya.

Pembebasan bea cukai dan larangan pembatasan barang impor alat penanganan Covid-19 itu bisa disetujui asalkan mengajukan permohonan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.

“Nanti BNPB yang memberikan surat rekomendasi untuk pembebasan pajak,” jelasnya.

Kebijakan tersebut diambil sebagai wujud stimulus terhadap kondisi perekonomian yang kian lesu di tengah badai virus Corona.

Bahkan terjadi penurunan impor sekitar 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sehingga secara otomatis berimbas terhadap penerimaan negara.

“Bea cukai memberikan fasilitas yang lebih sebagai wujud stimulus terhadap kondisi ekonomi Kalsel di tengah wabah virus Corona (Covid-19),” tandasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
apahabar.com

Ekbis

Aidi Pelihara Koi, Eh Jadi Hoki
apahabar.com

Ekbis

Permintaan Kurang, Harga Batu Bara Turun
apahabar.com

Ekbis

70 Persen Startup Rontok, Itu Karena…
apahabar.com

Ekbis

Ini Kelebihan dan Kekurangan Berinvestasi Emas
apahabar.com

Ekbis

Jelang Ramadan, Harga Bawang di Kalsel Kompak Naik
apahabar.com

Ekbis

Wacana Subsidi LPG 3 Kg Dicabut, Nadjmi: Harus Ada Pola Pengganti
apahabar.com

Ekbis

Dua Bulan Pasca Gempa, Pasokan LPG di Palu Berangsur Normal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com