Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala Alasan FM, Oknum ASN Banjarbaru Tuduh Polisi Provokator Demo Omnibus Law

Kreativitas di Tengah Wabah, Pemprov Kalsel Olah Disinfektan dari Cangkang Sawit

- Apahabar.com Senin, 6 April 2020 - 16:05 WIB

Kreativitas di Tengah Wabah, Pemprov Kalsel Olah Disinfektan dari Cangkang Sawit

Paman Birin saat menunjukkan disinfektan berbahan campuran kayu dan cangkang sawit. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Covid-19 memang sudah membunuh ribuan nyawa. Meski demikian, virus tersebut nyatanya tak mampu membunuh kreativitas manusia.

Di Kalimantan Selatan, pemerintah terus berupaya meminimalkan penyebaran Covid-19. Berbagai cara dilakukan. Namun, strategi yang paling unik adalah dengan membuat disinfektan menggunakan bahan alami: kayu, bambu, dan cangkang sawit.

Jenis disinfektan alami ini mulai disebarkan di halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Senin (6/4) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melepas langsung pasukan penyemprotan disinfektan jenis asap cair yang diklaim aman digunakan, bahkan pada pemakaian seperti hand sanitizer.

“Memang sempat diperdebatkan bahannya, tapi menjadi pertanggungjawaban saya. Memang benar-benar bisa mematikan virus di permukaan,” klaim Paman Birin.

Rencananya, penyemprotan akan dilakukan setiap hari secara merata di seluruh kabupaten/kota se-Kalsel dan berkelanjutan hingga pandemi Covid-19 berakhir. Sebanyak 230 personel diturunkan untuk melakukan penyemprotan dan membagikan larutan disinfektan asap cair.

“Pemprov sangat serius untuk mengawal ini sampai ke masyarakat. Tidak ada lagi masalah biosecurity terkendala gara-gara bahan (disinfektan) ini,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol saat diwawancarai secara terpisah.

Pembuatan disinfektan berbahan alami digagas oleh Dinas Kehutanan serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

Dalam satu hari, Pemprov Kalsel bisa menghasilkan 800 liter disinfektan alami. Lalu, jika dicampur kembali dengan air, total disinfektan mencapai 80 ribu liter.

“Hari ini kita akan menyemprot disinfektan buatan kita sendiri sebanyak 550 liter, kemudian disemprot air sebanyak 54 ribu liter,” sebut Hanif.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siang ini, Cuaca Kalsel Diwarnai Hujan Lokal di Sejumlah Tempat
apahabar.com

Kalsel

Polisi Tetapkan Tersangka Video Mesum Mahasiswi Banjarmasin

Kalsel

Hari Ini, Kalsel Belum Sepenuhnya Bebas Hujan
apahabar.com

Kalsel

Sikap Pengelola Masjid Sabilal Muhtadin Jelang Pelaksanaan Ibadah Ramadan 1441 H
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Kalsel Belum Maksimal Melek Institusi Informasi PublikĀ 
apahabar.com

Kalsel

Duh, Sebagian Warga Desa Binawara Tanbu Masih BAB di Sungai
apahabar.com

Kalsel

Batu Siring Jadi Penyebab Bocornya Pipa Tua PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Imbas Covid-19, Pembangunan Jembatan Alalak Gagal Selesai Lebih Cepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com