Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Kurang dari 4 Jam, Pembunuh Gadis Belia Kotabaru Ditangkap

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 11:37 WIB

Kurang dari 4 Jam, Pembunuh Gadis Belia Kotabaru Ditangkap

Sejumlah petani menemukan jasad wanita muda dengan posisi tertelungkup di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Sawita Estate, blok D-17, Rabu (29/4) pagi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Teka-teki pembunuhan seorang gadis belia di kawasan Sungai Durian, Kotabaru, Kalimantan Selatan terungkap. Pembunuhnya tak lain pacar korban.

Polisi meringkus sang pacar di Perumahan Divisi 2, PT Sawita Estate, Desa Rantau Buda, Kecamatan Sungai Durian, Rabu (29/4), sekira pukul 11.30 wita.

Penangkapan pelaku kurang dari empat jam setelah penemuan jasad korban. Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Reskrim Iptu, Imam Wahyu Pramono mengatakan pelaku berinisial TGR.

“Iya, dia sudah berhasil kami amankan. Pria ini berusia 17 tahun. Ia berstatus pelajar, dan ternyata masih pacar korban,” ujar Imam, didampingi Kapolsek Sungai Durian, AKP Nur Alam, Kamis (30/4) pagi.

Saat diinterogasi, TGR nekat menghabisi nyawa sang kekasih lantaran kecewa telah dituduh menghamili korban.

“Lalu, dia nekat melakukan tindakan anarkis, hingga menghabisi nyawa korban dengan senjata tajam,” ujarnya.

TGRM menghabisi nyawa korban di kawasan perkebunan kelapa sawit PT Sawita Estate, blok D-17 sekitar pukul 13.00 wita, 27 April 2020 silam.

“Korban SA ini, dihabisi pelaku saat dinyatakan hilang di hari pertama. Yakni, tanggal 27 April 2020,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal Pasal 80 Ayat (3) jo Pasal 78 C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU  23/2020 tentang Perlindungan Anak. Kurangan penjara paling lama 15 tahun penjara.

Sebelumnya sesosok jasad ditemukan petani di kawasan perkebunan sawit Sungai Durian, Rabu (29/4) pagi.

Belakangan diketahui ia berinisial SA. Usianya baru 16 tahun. Polisi mendapati luka sayatan senjata tajam di bagian leher korban.

“Ya, kami akan melakukan penyelidikan soal ini. Karena, ada kejanggalan. Di bagian leher korban ada luka sayatan,” ujar Imam malam tadi.

SI, petani itu awalnya sedang memulai aktivitas memungut buah kelapa sawit (Berondolan).

Tiba-tiba, SI mencium aroma menyengat tak jauh dari tempat kerjanya.

Merasa penasaran, SI mengabarkan kepada rekannya bernama BI. BI lantas mencari dari mana asal bau menyengat itu.

Alhasil, BI berhasil menemukan jasad wanita muda dengan posisi tertelungkup. Jasadnya ditutupi daun kelapa sawit kering.

Selanjutnya, BI buru-buru melaporkan penemuan jasad tersebut ke mandor panen perusahaan.

Setelah dilakukan identifikasi, SA diketahui  warga Desa Rantau Buda, Kecamatan Sungai Durian. Ia dilaporkan sudah dua hari menghilang.

Pelaku pembunuhan gadis belia di Kotabaru berhasil diringkus polisi 4 empat jam setelah penemuan jasad korban di kebun sawit. Foto-Istimewa

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Tabrakan Horor di Pulau Laut, Polisi: Sopir Tetap Diproses
apahabar.com

Hukum

Curi Tas Wanita, 2 Pria Banjarmasin Diancam 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Saldo Nasabah Raib, Mandiri Bisa Kena Pidana!
apahabar.com

Hukum

Vanessa Angel Kuat Jadi Tersangka, Ini Faktanya
apahabar.com

Hukum

Lakukan Penipuan Lintas Provinsi, Resmob Polda Kalsel Amankan Polisi Gadungan
apahabar.com

Hukum

Bawa Sabu Karyawan Salon Dibekuk Polisi
apahabar.com

Hukum

Tangkap Pencuri Motor, Polisi Harus Berjibaku di Rawa Martapura
apahabar.com

Hukum

Niat Kabur, Pencuri Mobil di Balikpapan Utara Diringkus di Banjarmasin 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com