Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Lagi, Si Jago Merah Mengamuk di Desa Baliuk Marabahan

- Apahabar.com Minggu, 12 April 2020 - 11:07 WIB

Lagi, Si Jago Merah Mengamuk di Desa Baliuk Marabahan

Polisi mengidentifikasi kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Desa Baliuk. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Tak sampai sebulan, api kembali menghanguskan sejumlah rumah di RT 001 Desa Baliuk, Kecamatan Marabahan, Minggu (12/4) dini hari.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 02.15 Wita tersebut, membuat tiga warga kehilangan tempat tinggal. Semua bangunan terbuat dari kayu, atap seng dan sirap.

Warga yang menjadi korban adalah Rahmat Saputra (39), Siti Nurmila (43) dan Istaniyah (74). Kerugian yang ditaksir akibat kebakaran tersebut mencapai Rp550 juta.

Api diidentifikasi berasal dari bagian belakang rumah Istaniyah. Korban sendiri sedang tidak berada di tempat, karena menginap di rumah sang anak yang berjarak tidak begitu jauh dari tempat kejadian.

Rahmat pertama kali mengetahui kejadian tersebut, setelah membuka pintu belakang yang bersebelahan dengan rumah Istaniyah.

“Saya terjaga dari tidur, karena mendengar bunyi kletek-kletek di samping rumah. Pertama kali saya mengira bunyi itu ulah kucing,” papar Rahmat.

“Lalu saya menggedor dinding dengan maksud mengusir kucing itu. Justru bunyi kletek-kletek masih terdengar. Lantas saya membuka pintu belakang dan melihat api sudah membumbung tinggi,” imbuhnya.

Melihat api sudah membakar nyaris separuh rumah Istaniyah, Rahmat bergegas membangunkan istri dan anak. Mereka kemudian menyelamatkan diri ke rumah mertua Rahmat yang berada di seberang jalan.

Setibanya di rumah mertua, Rahmat hanya bisa pasrah melihat rumah yang ditempati selama bertahun-tahun itu mulai dilalap si jago merah.

“Saya masih sempat membawa surat-surat penting. Sementara perabot rumah tangga dibawa keluar oleh warga lain yang membantu,” jelas Rahmat.

Setelah menjalar ke rumah Rahmat, api kemudian bergerak dari sumber kebakaran ke arah berlawanan dan menghanguskan kediaman Siti Nurmila.

Beruntung Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari Marabahan dan sekitar cepat datang membantu, sehingga api tidak menjalar ke bangunan lain. Setidaknya terdapat dua rumah yang berdekatan dengan rumah ketiga korban.

“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 03.45 Wita. Dari hasil identifikasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik,” sahut Kapolres Batola, AKBP Bagus Suseno, melalui Kapolsek Marabahan Ipda H Rahman.

Kejadian di RT 001 ini tidak sampai sebulan dari kebakaran yang menghanguskan beberapa bangunan di RT 002 Desa Baliuk.

Terjadi 19 Maret 2020 dini hari dan berawal dari rumah yang tak lagi ditempati, tujuh bangunan terbakar di RT 001, salah satunya sarang walet. Total kerugian yang dialami semua korban ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Apahabar.com

Kalsel

Cerita Pilu Korban Kebakaran Kelayan B Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Di Cafe The Panasdalam, Mila Karmila Nyanyi Lagu Bon Jovi
apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan Sedang, BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Panitia Kurban Masjid Al Jihad Bagikan Daging Sesuai Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Sibernet Bagikan 80 Bungkus Nasi Sekitar Ponpes Al-Falah
apahabar.com

Kalsel

Insan Pers Kotabaru Terima 1 Ekor Sapi Kurban PT Indocement
apahabar.com

Kalsel

Kembali ke Pasar Marabahan, Pedagang Luar Batola Hanya Bisa Pasrah
apahabar.com

Kalsel

Iduladha 1441, Rutan Pelaihari Hanya Potong Satu Kambing dan Sapi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com