Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Kawasan Pulau Buaya

Lagi, Warga Anjir Gelar Tolak Bala Cegah Covid-19 dengan Baca Burdah

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 21:26 WIB

Lagi, Warga Anjir Gelar Tolak Bala Cegah Covid-19 dengan Baca Burdah

Warga Desa Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala berkeliling tolak bala dengan membaca burdah. Foto- Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Demi mencegah penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19, puluhan warga Desa Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, kembali menggelar acara tolak bala.

“Ini sudah tiga kali dilaksanakan setiap Kamis malam,” ucap warga setempat, Hayatunisa kepada apahabar.com, Kamis (16/4) malam.

Kegiatan tolak bala sendiri dihelat setelah Salat Magrib.

Puluhan warga rela berkeliling kampung sejauh kurang lebih 4 kilometer. Mereka sembari membacakan qasidah Burdah dengan membawa sebatang obor yang terbuat dari bambu.

Dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia sangat khidmat mengikuti acara tolak bala tersebut.

“Pokoknya banyak orangnya yang ikut,” ungkap Atun, sapaan akrabnya.

Menurut Atun, masyarakat setempat percaya tolak bala akan mencegah penyebaran virus Corona di sana.

Meskipun di sisi lain, mereka harus tetap mengikuti anjuran dari pemerintah untuk berdiam diri di rumah saja, memakai masker, mencuci tangan, dan berprilaku hidup sehat.

“Tapi masyarakat di sini tetap percaya dengan ritual tersebut (tolak bala, red),” tegasnya.

Sebagian masyarakat di sana juga merasa cemas akan bahaya virus mematikan asal Wuhan China tersebut.

Terlebih, virus itu telah merambah ke Kecamatan Wanaraya, Batola. Tak jauh dari Desa Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara. Berjarak kurang lebih 20 kilometer.

“Intinya kami berharap semoga Covid-19 ini cepat berlalu. Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.

Dikutip dari nu.or.id, qasidah Burdah terdiri dari beberapa unsur.

Di bagian depan syairnya berisi tentang teringat kepada kekasih, kerinduan, dan cinta, berikutnya berisi tentang peringatan dari godaan hawa nafsu, kemudian pujian-pujian kepada Nabi, tentang kelahiran dan beberapa mukjizatnya.

Selanjutnya berisi tentang Alquran, isra’ mi’raj, jihad dan tawassul.

Pengarang qasidah Burdah sendiri iman Albushiry.

Nama lengkapnya adalah Abu Abdillah Muhammand bin Sa’id bin Hammad bin Abdillah bin Alshonhaji Albushiry Almishry asal Maroko.

Alunan Burdah juga dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Bahkan, Burdah sampai saat ini masih terus dilantunkan oleh kaum Muslimin di sebagian Negara Islam, bahkan negara-negara di dunia sampai ke Amerika.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sidak Tambang PT TIA, Cuncung Senggol Soal Bantuan Banjir Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Corona, Polres Barut Bantu Wartawan
apahabar.com

Kalsel

Polemik Perda Minol, Pengamat: Aturannya Susah Dipenuhi Pengusaha
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Tak New Normal, Ibnu Sina: Masih Persiapan
apahabar.com

Kalsel

Guru Fadlan dan Guru Ali Diisukan Mundur di Pilkada Banjar, Begini Tanggapan Keduanya
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Masif, Batola Tambah 19 Pasien Konfirmasi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Berselang Setahun, Api Kembali Mengamuk di Pasar Senin Barambai
Sekolah

Kalsel

Soal Kepastian Sekolah Tatap Muka Awal Januari, Ini Kata Kadisdik Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com