UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Larangan Mudik Berlaku untuk Jabodetabek, Wilayah PSBB dan Zona Merah

- Apahabar.com Selasa, 21 April 2020 - 16:09 WIB

Larangan Mudik Berlaku untuk Jabodetabek, Wilayah PSBB dan Zona Merah

Ilustrasi mudik lebaran. Foto: Net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Menteri Perhubungan ad interim Luhut Binsar Panjaitan menyatakan larangan mudik berlaku untuk kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dan zona merah.

“(Larangan mudik) untuk wilayah Jabotabek dan wilayah-wilayah yang sudah ditetapkan untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar dan juga wilayah yang masuk zona merah virus corona. Jadi saya kira pemerintah daerah juga nanti bisa mengatur di sana,” kata Luhut Pandjaitan di Jakarta, Selasa (21/04).

Pada rapat terbatas hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk melarang seluruh masyarakat Indonesia mudik ke kampung halaman pada Lebaran 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Larangan mudik itu nantinya tidak membolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek.

“Namun logistik masih dibenarkan, masih juga diperbolehkan arus lalu lintas orang di dalam Jabodetabek atau yang dikenal dengan istilah aglomerasi,” ungkap Luhut Pandjaitan.

Selanjutnya transportasi massal di Jabodetabek seperti Kereta Rel Listrik (KRL) juga akan jalan.

“Karena untuk mempermudah masyarakat tetap bekerja, khususnya tenaga kesehatan. Jadi saya ulangi KRL juga tidak akan ditutup ini untuk cleaning service, (pekerja) rumah sakit, dan sebagainya karena mereka banyak dari hasil temuan kami yang naik KRL Bogor-Jakarta itu bekerja dalam bidang-bidang tadi,” jelas Luhut Pandjaitan.

“Larangan mudik ini berlaku efektif terhitung sejak hari Jumat tanggal 24 April 2020, ada sanksi-sanksinya namun bentuk penerapan sanksi yang sudah disiapkan akan efektif dikerjakan mulai 7 Mei 2020,” tambah Luhut Pandjaitan.

Luhut menjelaskan bahwa keputusan pelarangan mudik itu tidak diambil secara tergesa-gesa.

“Jadi strategi pemerintah adalah strategi yang bertahap, kalau bahasa keren militernya saya sebut bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Saya ulangi ya, bertahap, bertingkat, dan berlanjut, jadi kita tidak ujug-ujug bikin begini, karena semua harus dipersiapkan secara matang, cermat,” tegas Luhut.

Apalagi pemerintah juga baru saja menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat khususnya wilayah Jabotabek untuk mendukung larangan mudik ini.

“Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo, seluruh hal yang berkaitan dengan jaring pengaman sosial juga harus segera berjalan, nah pas itulah pemerintah memutuskan untuk melarang mudik pada tahun ini,” tambah Luhut.

Sumatera Barat akan menerapkan PSBB pada 22 April 2020 hingga 14 hari ke depan. Kelima daerah penyangga DKI Jakarta itu yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok sudah menerapkan PSBB pada 15 April 2020 hingga 29 April 2020.

Sementara wilayah Bandung Raya yang terdiri dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Sumedang yang diputuskan akan menerapkan PSBB pada 22 April 2020.

Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan akan menerapkan PSBB pada 24 April 2020.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Aman! Internet di Nabire dan Dogiyai Dibuka
apahabar.com

Nasional

Prabowo Bicara Kedubes Australia Pindah ke Yerusalem, Begini Tanggapan yang Muncul
apahabar.com

Nasional

Pinta Ahok ke Warga Dayak Jika Kaltim Jadi Ibu Kota RI
apahabar.com

Nasional

Biang Kerok Banyaknya Tenaga Honorer di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Syaifullah Tamliha Klarifikasi Penggunaan Jet Pribadi Ketum di Konsolidasi Internal PPP
apahabar.com

Nasional

Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Telah Dibuka Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Kapal Rute Surabaya-Balikpapan Terbakar, Ratusan Penumpang Berhasil Dievakuasi
apahabar.com

Nasional

Artis VS Minta Maaf kepada Keluarga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com