Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Lawan Covid-19, Inggris Uji Coba Keampuhan Plasma Darah

- Apahabar.com     Sabtu, 25 April 2020 - 19:09 WITA

Lawan Covid-19, Inggris Uji Coba Keampuhan Plasma Darah

Ilustrasi kantong darah. Foto-Net

apahabar.com, LONDON – Inggris akan mulai melakukan uji coba untuk melihat apakah plasma dari para donor yang sembuh dari Covid-19 dapat menjadi pengobatan ampuh bagi pasien dengan kondisi parah.

Setiap pekan, hingga 5.000 pasien parah Covid-19 dapat segera dirawat dengan plasma sebagai bagian dari prosedur baru untuk mengobati virus, menurut Departemen Kesehatan, Sabtu (25/04).

Plasma dari pasien sembuh (konvalesen) Covid-19 dapat ditransfusikan kepada pasien yang berjuang memproduksi antibodi mereka sendiri terhadap virus. Plasma konvalesen itu digunakan sebagai pengobatan efektif selama wabah SARS periode 2002-2004, menurut departemen.

Sejalan dengan uji klinis nasional, menurut Departemen Kesehatan, pemerintah meningkatkan program nasional untuk mengumpulkan plasma sehingga pengobatan dapat digunakan secara luas jika terbukti efektif.

Pengumpulan plasma akan ditingkatkan selama April hingga Mei guna mengirimkan hingga 10 ribu unit plasma ke Layanan Kesehatan Nasional (NHS) setiap pekan, yang cukup untuk merawat 5.000 pasien Covid-19 per pekan.

“Saya berharap setiap pengobatan ini akan menjadi tonggak utama dalam perjuangan kita melawan penyakit ini,” kata Menteri Kesehatan Matt Hancock.

Prof Jonathan Van-Tam, Wakil Kepala Medis mengatakan Inggris memimpin uji coba terbesar di dunia untuk menemukan pengobatan Covid-19. Kini, lebih dari 7.000 orang sejauh ini terlibat dalam uji coba berbagai obat-obatan. “Kami berharap dapat menambahkan plasma konvalasen ke daftar ini segera.”

Menurut Van-Tam, plasma konvalesen telah digunakan sebagai pengobatan efektif untuk infeksi yang muncul pada masa lalu. Langkah maju ini mendukung prosedur untuk melawan virus ini dengan ilmiah.

NHS akan menghubungi pasien sembuh Covid-19 di Inggris dan berpotensi menjadi donor. Darah diambil dari satu lengan dan diedarkan melalui mesin yang memisahkan plasma, kemudian dikembalikan ke donor.

Proses itu memakan waktu sekitar 45 menit dan menyediakan dua unit plasma per donasi. Plasma juga dapat dibekukan dan disimpan dahulu untuk kebutuhan nantinya.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Senpi

Nasional

Viral Pengemudi Fortuner Todongkan Senpi, Koboi atau Teroris Jalanan?
Eric

Nasional

Erick Thohir Ketua MES, AFSI: Terbukti Bawa Banyak Inovasi
Ujian Bikin SIM

Nasional

Ujian Bikin SIM Bakal Dilakukan Online
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akui Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Lampaui Rata-Rata Dunia

Nasional

Presiden Joko Widodo Datang, Jembatan Sungai Alalak Diresmikan 21 Oktober
apahabar.com

Nasional

Erick Thoir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Runtuhkan Sekat Perbedaan
apahabar.com

Nasional

Butuh Peran Dunia Hapus Kekerasan terhadap Anak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com