Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Lawan Covid-19, Inggris Uji Coba Keampuhan Plasma Darah

- Apahabar.com Sabtu, 25 April 2020 - 19:09 WIB

Lawan Covid-19, Inggris Uji Coba Keampuhan Plasma Darah

Ilustrasi kantong darah. Foto-Net

apahabar.com, LONDON – Inggris akan mulai melakukan uji coba untuk melihat apakah plasma dari para donor yang sembuh dari Covid-19 dapat menjadi pengobatan ampuh bagi pasien dengan kondisi parah.

Setiap pekan, hingga 5.000 pasien parah Covid-19 dapat segera dirawat dengan plasma sebagai bagian dari prosedur baru untuk mengobati virus, menurut Departemen Kesehatan, Sabtu (25/04).

Plasma dari pasien sembuh (konvalesen) Covid-19 dapat ditransfusikan kepada pasien yang berjuang memproduksi antibodi mereka sendiri terhadap virus. Plasma konvalesen itu digunakan sebagai pengobatan efektif selama wabah SARS periode 2002-2004, menurut departemen.

Sejalan dengan uji klinis nasional, menurut Departemen Kesehatan, pemerintah meningkatkan program nasional untuk mengumpulkan plasma sehingga pengobatan dapat digunakan secara luas jika terbukti efektif.

Pengumpulan plasma akan ditingkatkan selama April hingga Mei guna mengirimkan hingga 10 ribu unit plasma ke Layanan Kesehatan Nasional (NHS) setiap pekan, yang cukup untuk merawat 5.000 pasien Covid-19 per pekan.

“Saya berharap setiap pengobatan ini akan menjadi tonggak utama dalam perjuangan kita melawan penyakit ini,” kata Menteri Kesehatan Matt Hancock.

Prof Jonathan Van-Tam, Wakil Kepala Medis mengatakan Inggris memimpin uji coba terbesar di dunia untuk menemukan pengobatan Covid-19. Kini, lebih dari 7.000 orang sejauh ini terlibat dalam uji coba berbagai obat-obatan. “Kami berharap dapat menambahkan plasma konvalasen ke daftar ini segera.”

Menurut Van-Tam, plasma konvalesen telah digunakan sebagai pengobatan efektif untuk infeksi yang muncul pada masa lalu. Langkah maju ini mendukung prosedur untuk melawan virus ini dengan ilmiah.

NHS akan menghubungi pasien sembuh Covid-19 di Inggris dan berpotensi menjadi donor. Darah diambil dari satu lengan dan diedarkan melalui mesin yang memisahkan plasma, kemudian dikembalikan ke donor.

Proses itu memakan waktu sekitar 45 menit dan menyediakan dua unit plasma per donasi. Plasma juga dapat dibekukan dan disimpan dahulu untuk kebutuhan nantinya.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tanggapi Isu kebangkitan PKI, Jenderal (Purn) Agum Gumelar: Basi!
apahabar.com

Nasional

Polisi: Pengakuan Tersangka Penyerang Novel Akan Dibuka di Pengadilan
apahabar.com

Nasional

Keluarga Pinta Jenazah Bomber Polrestabes Medan, Kapolda: Dikembalikan Sesuai Mekanisme Teroris
apahabar.com

Nasional

Donald Trump Klaim Ketahui Kondisi Terkini Kim Jong Un
apahabar.com

Nasional

Banjir Bandang di Luwu, Ratusan Rumah Rusak Berat
apahabar.com

Nasional

Imbas Covid-19, Beragam Alasan Masyarakat Bidik Program Kartu Prakerja
apahabar.com

Nasional

Latihan Perang di Krimea, Rusia Tes Rudal Hipersonik
apahabar.com

Nasional

Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 5 Telah Dibuka Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com