Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Lebanon Legalisasi Tanaman Ganja untuk Kebutuhan Medis

- Apahabar.com Kamis, 23 April 2020 - 04:30 WIB

Lebanon Legalisasi Tanaman Ganja untuk Kebutuhan Medis

Ilustrasi tanaman ganja. Foto-alliance/dpa/A Sultan

apahabar.com, BEIRUT – Parlemen Lebanon pada Selasa (21/04) waktu setempat mengesahkan izin bertanam ganja/mariyuana (Cannabis sativa) untuk kebutuhan medis.

Langkah itu dilakukan karena banyak pihak meyakini ekspor produk turunan ganja berpotensi dapat membantu perekonomian negara, mengingat Lebanon butuh banyak suntikan mata uang asing untuk ke luar dari krisis.

Meskipun menanam ganja sempat ilegal di Lebanon, mariyuana banyak ditemukan di lahan subur Lembah Bekaa.

Keputusan parlemen “didorong oleh motif ekonomi, bukan kepentingan lain,” kata Alain Aoun, anggota dewan senior Partai Gerakan Patriot Bebas (Free Patriotic Movement) yang didirikan oleh Presiden Michel Aoun.

“Kami menjaga nilai moral dan sosial, tetapi hari ini ada kebutuhan membantu perekonomian dengan cara apa pun,” kata dia.

Keputusan itu dinilai dapat meningkatkan pendapatan negara dan mengembangkan sektor pertanian di Lebanon. Langkah itu dilakukan sembari mengesahkan sejumlah lahan pertanian ganja yang ilegal.

“Kami tidak ingin berasumsi soal angka, tetapi katakanlah (langkah, red) ini patut dicoba,” terang dia.

Walaupun demikian, Hizbullah, kelompok Islam Syiah di Lebanon yang didukung Iran, jadi satu-satunya pihak yang menentang rancangan undang-undang legalisasi pertanian ganja. Akan tetapi, rancangan itu telah disetujui dan disahkan jadi undang-undang pada Selasa.

Usulan legalisasi penanaman ganja demi menghasilkan obat bernilai tambah tinggi yang dapat diekspor pernah dibahas dalam laporan McKinsey, konsultan asal Amerika Serikat yang ditugaskan Lebanon membuat analisis mengenai isu tersebut pada 2018.

Kepolisian Lebanon bulan lalu menghancurkan 25 ton hashish, produk turunan mariyuana, yang akan diselundupkan ke negara di Afrika. Barang itu jadi sitaan terbesar yang pernah diamankan aparat di Lebanon.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Se’i Suba Suka, Nikmatnya Daging Asap Khas NTT di Banjarmasin
apahabar.com

Gaya

Bukalapak Bantah Diretas dan Data Pengguna Bocor
apahabar.com

Gaya

Sinar Matahari Bunuh Virus Corona, Apa Iya?
apahabar.com

Gaya

HST Tertinggi Penyakit Hipertensi, Waspadai Penyebabnya
apahabar.com

Gaya

Penyajian Nasi Astakona Bakal Catat Rekor Muri
apahabar.com

Gaya

Dear Pegowes, Ketahui Tanda Jantung Kolaps Saat Bersepeda
apahabar.com

Gaya

Ponsel Realme Diskon, Simak Daftar Harganya
apahabar.com

Gaya

Memilih Makanan Sahur agar Tetap Bugar selama Berpuasa, Berikut Tipsnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com