Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Lika-liku Polisi Gerebek Kampung Narkoba Model Cartel di Palangka Raya

- Apahabar.com     Minggu, 26 April 2020 - 15:51 WITA

Lika-liku Polisi Gerebek Kampung Narkoba Model Cartel di Palangka Raya

Penggerebekan di lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba di Komplek Puntun, Kota Palangka Raya. Foto-apahabar.com/ISTIMEWA

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Tiga hari lalu, Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya beserta Polsek Pahandut dan Anggota Patroli melakukan penggerebekan lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba di Komplek Puntun.

Menurut Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, awalnya petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka berikut barang bukti 16 paket narkoba seberat 57,7 gram dan uang tunai Rp15 juta.

Namun saat akan kembali, petugas dihadang sekitar 50 orang bersenjatakan mandau, tombak dan berbagai senjata tajam lainnya yang melarang petugas untuk meninggalkan lokasi.

“Orang-orang itu memang bertugas untuk mengawasi siapa saja yang masuk ke kampung tersebut dan menghadang bila ada anggota polisi dan bila perlu melawan,” kata Kapolresta, seperti dikutip di akun Facebook miliknya, Minggu (26/4).

Sebab, setiap petugas yang datang harus dihadang, kemudian dilaporkan dengan alat komunikasi dan jika menangkap di lokasi tersebut tidak boleh membawa barang bukti, termasuk siapa saja yang ada di lokasi.

Seperti yang dialami Sat Narkoba Polresta Palangka Raya. Setelah berhasil menangkap, dihadang dan barang bukti diminta. Namun tetap anggota harus mengamankan barang bukti.

Setelah dilakukan negosiasi, petugas diperbolehkan keluar dari lokasi. Selanjutnya Kasatresnarkoba melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolresta Palangka Raya dan Kabagops Polresta Palangka Raya untuk kemudian di back-up Brimob dan Dit Samapta Polda Kalimantan Tengah.

Setelah melakukan konsolidasi dengan kekuatan penuh, petugas kembali ke lokasi Puntun dan melakukan pengamanan.

Disana, mereka berhasil meringkus 6 orang tersangka yang menghadang saat anggota akan keluar dari lokasi.

Kemudian memusnahkan sarana dan fasilitas di lokasi yang kerap digunakan untuk transaksi jual beli narkoba hingga tempat dan alat untuk menggunakan narkotika.

Untuk masuk lokasi ini tidak mudah, karena ada tiga pos pantau untuk mengawasi siapa saja yang masuk. Sehingga belum sampai lokasi pasti sudah terpantau.

“Namun kita tidak boleh kalah oleh bandar narkoba, negara harus kuat dan kita perangi narkoba sampai ke akarnya. Semoga masyarakat sadar bahaya narkoba,” imbuhnya.

apahabar.com

Penggerebekan di lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba di Komplek Puntun, Kota Palangka Raya. Foto-apahabar.com/ISTIMEWA

apahabar.com

Reporter: Ahc23
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalteng

Pantau Peredaran Pangan di Kapuas, BPOM Temukan Produk Tak Berizin
Selat Utara

Kalteng

Warga Selat Utara Kapuas Gotong Royong Bangunkan Rumah Anwar
apahabar.com

Kalteng

Lembaga CSIS: Ekonomi Kalteng Membaik tapi Kesehatan Memburuk
Kasus Covid-19

Kalteng

Kasus Covid-19 Melonjak, Ketua FKUB Kapuas Imbau Kegiatan Pengumpulan Orang Banyak Dihentikan
apahabar.com

Kalteng

Laporan Mental di Bawaslu Kalteng, Tim Ben-Ujang Bakal ke DKPP
apahabar.com

Kalteng

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ciduk 3 Pengedar Sabu di Arsel Kobar
mudik

Kalteng

Simpang Siur Mudik Lokal di Kalteng, Bukti Pemerintah Lamban Tangani Covid-19

Kalteng

Dibawa Ibu Naik Motor Buru Penjambret, Bocah di Palangka Raya Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com