Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Lockdown Wuhan Dicabut, WNI Enggan Keluar Rumah

- Apahabar.com Jumat, 10 April 2020 - 16:23 WIB

Lockdown Wuhan Dicabut, WNI Enggan Keluar Rumah

Petugas keamanan membuka blokade jalan di Kota Wuhan setelah status lockdown dicabut per 8 April 2020. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Beberapa warga negara Indonesia di Provinsi Hubei, China, rupanya tidak larut dalam euforia pembukaan kembali wilayah Kota Wuhan, Rabu (8/4) setelah ditutup total (lockdown) selama 76 hari sebagai upaya memudahkan pengendalian wabah Corona.

“Saya sejak dua hari lalu malah belum keluar. Di asrama kampus saja,” kata M Rezha Alda Putra yang tinggal di Xianning, Provinsi Hubei, saat dihubungi Antara, Jumat (10/4).

Ia bersama rekan pelajar asal Indonesia lainnya, Nicho Fathir Rahman, lebih senang menghabiskan waktu di dalam asrama.

“Apalagi kuliah online juga sudah berlangsung sejak Februari lalu,” ujar remaja asal Surabaya yang sudah hampir tiga tahun berkuliah di kota tetangga Wuhan itu.

Selain kuliah daring, dua lulusan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, itu menghabiskan waktu sore harinya dengan bermain basket di kampus.

“Biasanya setiap dua hari sekali, saya dan Nicho keluar kampus untuk belanja,” kata Rezha.

Rezha, Nicho, dan Humaidi Zahid, tiga dari tujuh WNI yang masih bertahan di Hubei sampai sekarang.

Ketiga pelajar itu sebelumnya gagal terbang bersama 238 WNI lainnya yang dievakuasi dari Wuhan oleh pemerintah Indonesia menuju Natuna melalui Batam karena suhu tubuhnya mendadak naik, meskipun pada akhirnya dinyatakan negatif dari paparan Covid-19.

Mereka belum berniat pulang kampung dalam waktu dekat ini mengingat situasi wabah di Indonesia menunjukkan peningkatan kasus positif dalam kurun 1,5 bulan terakhir.

Sementara itu pada hari pertama pembukaan kembali Wuhan, 8 April, tercatat 624.300 warga setempat telah menggunakan jasa tranportasi umum.

Dinas Perhubungan Kota Wuhan menyebutkan pada hari pertama itu terdapat moda transportasi umum, seperti 346 unit bus, perahu, kereta metro bawah tanah (subway), dan taksi yang beroperasi.

Lebih dari 624.300 penumpang menggunakan transportasi umum mulai Rabu (8/4) tengah malam hingga pukul 17.00, termasuk 184 penumpang bus, 336.300 penumpang subway, dan 104.000 penumpang taksi, demikian otoritas transportasi di Ibu Kota Hubei itu sebagaimana dikutip media lokal.

Pemkot Wuhan juga mencatat 52.000 warganya juga meninggalkan kota dengan kereta api, pesawat dan bus, selain juga 31.000 orang memasuki wilayah kota itu pada hari pertama pencabutan status lockdown.

“Sejak dibuka sampai sekarang saya masih belum naik kendaraan umum,” Rezha menambahkan. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Siang Ini, Megawati Bakal Umumkan 50 Calon Kepala Daerah
apahabar.com

Nasional

Donald Trump: China Seharusnya Bisa Hentikan Penyebaran Covid-19
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Ingin Rasakan Kondisi Berdesakan di KRL

Nasional

Menkumham Nilai RUU KUHAP Penting Beri Kepastian Hukum
Update Corona, Bintang Film hingga Pemain Juventus Terinfeksi

Nasional

Update Corona, Bintang Film hingga Pemain Juventus Terinfeksi
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Meulaboh Ziarahi Kubur Korban Tsunami
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Kolaborasi Indo-Pasifik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com