Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel Tambah Ratusan Personel, PLN Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel

Lutfi Desak Pemerintah Bentuk Raperda Penanggulangan Wabah dan Bencana Sosial

- Apahabar.com Minggu, 19 April 2020 - 19:06 WIB

Lutfi Desak Pemerintah Bentuk Raperda Penanggulangan Wabah dan Bencana Sosial

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H Lutfi Syaifuddin. Foto-apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Lutfi Saifuddin mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama DPRD Kalsel membentuk Peraturan Daerah (Perda) penanggulangan bencana wabah dan bencana sosial.

Lutfi menilai, dalam kondisi wabah seperti sekarang adalah pukulan dan pelajaran bagi pemerintah daerah untuk satu komando dalam penanganan wabah penyakit seperti dirasakan sekarang.

“Sampai sekarang kita belum ada perda penanggulangan bencana wabah penyakit dan bencana sosial. Yang ada hanya Perda bencana alam. Ini pelajaran bagi kita semua. Terbukti belum ada kekompakan 13 kab/kota satu komando di provinsi menangani wabah ini,” kata Lutfi, Minggu (19/4).

Politisi Gerindra ini mendesak agar adanya perubahan program legislasi daerah (Prolegda) dan memasukkan raperda ini ke dalamnya.

“Jangan menunda lagi pembentukan raperda. Tidak perlu menunggu sampai dengan Prolegda tahun 2021 untuk membuat Perda ini. Tinggal di Banmus dan Bapemperda, bentuk pansus. Kalau perlu pembahasannya satu bulan selesai tidak perlu dilakukan kunker,” ujar Lutfi.

Dikatakan Lutfi, ini agar gerakkan penanganan terhadap wabah virus corona bisa dilakukan secara masif searah dan satu visi dalam menangani, sehingga penanganan jadi tepat sasaran.

“Dan justru anggota dewan di saat inilah harusnya lebih giat menjalankan fungsinya. Terlebih dengan Perda itu pembagian tugasnya menjadi jelas kepada Gugus Tugas,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya, anggaran jadi tidak tumpang tindih. “Di perda itu akan diatur. Kalau sudah dibuat di provinsi, maka kab/kota tinggal mengikuti saja,” tandasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Tak Berpotensi Hujan
apahaba.comr

Kalsel

Ngopi Santai Malam Ini, Kupas Tuntas Video Promo Wisata Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ada Pohon Tumbang di Martapura, 2 Mobil Tertimpa
apahabar.com

Kalsel

Bercampur Gas, Air Sumur Bor Badandan Masih Tanda Tanya
apahabar.com

Kalsel

Nadjmi Singgung Soal Kecurangan Pemilu saat Safari Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Kapal Perang KRI Tombak 629 Merapat ke Banjarmasin!
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, BMKG Prakirakan Asap Selimuti Beberapa Wilayah di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cukup Beli Baju, Pejuang Medis Banjarmasin Bakal Terbantu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com