Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Masih Melemah, Rupiah Diprediksi Bergerak Menguat Seiring Pengumuman Hasil Rapat BI

- Apahabar.com Selasa, 14 April 2020 - 11:07 WIB

Masih Melemah, Rupiah Diprediksi Bergerak Menguat Seiring Pengumuman Hasil Rapat BI

Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (14/04), diprediksi bergerak menguat seiring pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia hari ini.

Pada pukul 09.34 WIB, rupiah masih melemah 68 poin atau 0,43 persen menjadi Rp 15.698 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.630 per dolar AS.

“Sentimen pasar cukup positif pagi ini dengan indeks saham Asia dan indeks saham berjangka AS bergerak positif pagi ini. Rupiah bisa terbantu menguat,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Selasa.

Ariston menuturkan, pergerakan rupiah juga menantikan keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia Selasa siang nanti.

BI kemungkinan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin untuk memberikan stimulus ke pasar karena dampak negatif wabah COVID-19 ke perekonomian Indonesia.

Kebijakan pemangkasan itu juga sejalan dengan kebijakan pemangkasan suku bunga lanjutan The Fed yang sudah mendekati nol persen.

“Kebijakan untuk membantu pemulihan ekonomi, bisa positif untuk rupiah,” ujar Ariston.

Sebelumnya, pasar akan melihat hasil data neraca perdagangan China untuk bulan Maret. Data itu bisa menjadi sentimen negatif ke aset berisiko bila hasilnya lebih buruk dari estimasi.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 15.500 per dolar AS hingga Rp 15.800 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dolar Babak Belur, Rupiah Akhir Pekan Melesat
BBM

Ekbis

BPH Migas: Target BBM Satu Harga 2020 Telah Tercapai
apahabar.com

Ekbis

Usung Program Branchless Banking, Mandiri Optimis Majukan UMKM Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Pertamina Jamin Kebutuhan BBM dan Elpiji di Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

2019, Penyaluran Pupuk Bersubsidi Petrokomia Gresik Berkurang
apahabar.com

Ekbis

PSBB DKI Jakarta Dimulai, Rupiah Berpeluang Menguat
apahabar.com

Ekbis

2020, Mendag Bertekad Hilangkan Minyak Goreng Curah
apahabar.com

Ekbis

Luhut: Bank Dunia Naikkan Peringkat Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com