Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Masjid Alkaromah Sempat Panas, Ketua DPRD Banjar Ungkap Provokatornya

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 18:14 WIB

Masjid Alkaromah Sempat Panas, Ketua DPRD Banjar Ungkap Provokatornya

Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi ikut memberi pengertian kepada warga yang ngotot melaksanakan Jumatan di Masjid Agung Al Karomah Martapura, Jumat (17/4). Foto-istimewa.

apahabar.com, MARTAPURA – Suasana di depan Masjid Agung Alkaromah Martapura sempat memanas menjelang waktu zuhur, Jumat (17/4). Ketegangan dipicu oleh aksi oknum-oknum tertentu. Menanggapi kejadian itu, Ketua DPRD Kabupaten Banjar M Rofiqi pun angkat suara. Dia mengaku sudah mengantongi nama mereka.

Pada saat video konferensi pers bersama tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Banjar, di Command Center, Martapura, Rofiqi mengungkapkan, “Mohon ini ditulis (wartawan), jadi masyarakat kita tahu, bahwa masyarakat Banjar itu tidak rusuh seperti video (Jumatan) kemarin,” ujar Rofiqi.

Terkait dengan adanya orang yang menggedor-gedor pintu pagar, Rofiqi berharap untuk dimaklumi.

Pasalnya orang yang bersangkutan, menurut Rofiqi adalah orang yang disebutnya dengan istilah “Separo Waras”.

“Yang mendobrak-dobrak pagar itu orangnya separo waras. Saya kenal semua karena kebetulan orang kampung saya,” kata Ketua Partai Gerindra Banjar ini.

Sebesar apa pun membawa Toa (pengeras suara), sambung Rofiqi, tidak akan didengar mereka.

“Obatnya gampang, bawakan zenith. Selesai,” ujarnya sambil tertawa kecil. “Ini serius, jadi memang tadi yang pakai sorban itu namanya Abuya kebetulan orang Pekauman, yang satu orang samping rumah saya, dan yang satunya lagi tadi sudah kita panggil saat kita makan, supaya tidak ke sana lagi.”

Dengan demikian, kata Rofiqi, tugas untuk menertibkan warga (agar tidak ada perkumpulan massa) di pekan-pekan ke depan akan lebih ringan.

Saat kejadian tadi, sebut Rofiqi, orang yang benar-benar ingin salat Jumat tidak ada yang ingin rusuh.

Namun, karena ada oknum tertentu yang mencoba memanas-manasi.

“Orangnya (oknum provokatornya, red) dari kabupaten tetangga. Lucunya, dia (rela datang) sekitar dua jam menuju Martapura,” beber Rofiqi.

Untuk itu, Rofiqi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Banjar agar mematuhi imbauan pemerintah dan ulama agar tidak menggelar salat berjamaah termasuk Jumatan karena mengumpulkan massa, yang dikhawatirkan akan menjadi pemicu menyebarnya virus Corona.

“Jika semua disiflin, penyebaran virus Corona pasti akan terputus, sehingga yang perlu ditangani hanya tinggal yang sudah positif saja,” jelas Rofiqi.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

1 Orang Klaster Gowa di Kotabaru Positif Covid-19
Banjir

Kab. Tanah Laut

Bantu Korban Banjir, Bhayangkari Polres Tala Bagikan Bapok dan Nasi Bungkus
apahabar.com

Kalsel

Kisah Husni, Pembuat Alat Musik Panting di Sungai Lulut Hingga Tembus Pasar Eropa

Kalsel

VIDEO: Razia Pekat di Banjarmasin Dari Miras, Kondom, Hingga Anak dibawah Umur
apahabar.com

Kalsel

Pendaftaran CPNS di Banjarmasin Dibuka Besok, Ketahui Syaratnya
Pedagang

Kalsel

Pedagang Pasar Martapura Diimbau Tutup Jam 6 Sore
apahabar.com

Kalsel

11 Desa Terdampak Banjir di Balangan Terima Bantuan Sembako
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina: Masalah Sampah di Banjarmasin Sudah Teratasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com