Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Mau Nuntut Ilmu, Tiga Jemaah Haul Guru Sekumpul Asal Jawa Kehabisan Ongkos

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 21:25 WIB

Mau Nuntut Ilmu, Tiga Jemaah Haul Guru Sekumpul Asal Jawa Kehabisan Ongkos

Tiga pemuda asal Pulau Jawa kehabisan ongkos di Martapura. Kini mereka menginap di rumah kosong di Desa Keramat Baru, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalsel. Foto-apahabar.com/hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Tiga santri asal Pulau Jawa terpaksa menginap di Makam Datu Bagul, Desa Keramat Baru, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Mereka semula datang menghadiri Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul akhir Februari lalu. Kini nasib mereka kehabisan ongkos ditambah pandemi virus Corona (Covid-19), ketiganya pun terpaksa hidup dengan bantuan apa adanya.

Ketiganya adalah, Sunaryo (30) warga Desa Cisampih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kemudian Sudratul Arasy (23), warga Desa Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Yang terakhir Aldy Ibnu Mauladi (24), warga Desa Curung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sunaryo mengatakan, ia bersama dua rekannya sama-sama mondok di Pesantren Darul Musthofa Bogor.

Karena memang sama-sama menyukai ziarah makam wali, mereka berinisiatif pergi ke Kalsel untuk menghadiri Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul yang pertama kalinya.

“Kami naik pesawat, dan menginap di penginapan dekat Sekumpul,” jelasnya, Rabu (29/4) saat ditemui sejumlah awak media.

Selama haul, mereka sempat membantu di dapur umum. Namun, seusai haul, mereka tidak langsung pulang ke tempat asal, dengan niat menuntut ilmu di Martapura.

Lambat laun, perbekalan mereka habis dan terpaksa menginap di Mesjid Syairus Sholihin atau Masjid Pancasila di Sekumpul.
Saat kondisi di Kabupaten Banjar khususnya di Martapura berstatus tanggap darurat Covid-19, mereka disuruh pindah dari Masjid Pancasila oleh Satpol PP.

“Lalu oleh kenalan di Sekumpul, kami diajak ziarah ke Datu Bagul sejak Jumat (awal Ramadan), hingga sampai sekarang di sini,” kata Sunaryo.

Sementara Aldy mengaku sebenarnya ingin sekali pulang, namun uang sudah habis dan tak mampu lagi membeli tiket pesawat.

“Apalagi di tengah pandemi, tidak mungkin bisa pulang dalam waktu dekat,” ucap Aldy. Ia bersyukur ada pengelola makam yang mau memberi tempat tinggal sementara serta bahan makanan.

Pengelola Makam Datu Bagul, Subhan mengaku bahwa ia baru mengetahui keberadaan tiga pemuda itu pada Minggu (26/4).

“Ternyata mereka sudah dua hari tidur di pelataran makam, dan katanya cuma berbekal kurma dan air putih,” jelas Subhan.
Karena merasa kasihan, Subhan lalu mempersilakan ketiganya untuk menginap di rumah kosong yang masih layak dihuni, tak jauh dari makam.

“Kita beri mereka sebisa mungkin berupa beras dan telur. Semoga dengan pemberitaan kawan-kawan, nasib mereka lebih bisa diperhatikan,” ujar Subhan.

Sementara Kepala Lingkungan Desa Keramat Baru Anang Safuani menuturkan, pihanya sudah mengunjungi ketiga jamaah tersebut. dan ia menyayangkan pihak pengelola makam tidak langsung melaporkan ke pihak aparatur desa.

Ia menuturkan, kondisi saat ini dilematis. Satu sisi ada warga orang luar yang terlantar, namun di sisi lain, warga sendiri yang layak dibantu pun masi belum mendapatkan bantuan pemerintah.

Terlebih lagi, ungkapnya, dana desa sudah dipotong untuk penanggulangan virus Corona.

“Kemarin kami bersama pihak Dinas Sosial Kabupaten Banjar sudah mengunjungi ketiganya, namun sampai saat ini belum ada lagi informasi lanjutan dari Dinas Sosial. Akan kami coba koordinasikan lagi,” ucapnya.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tolak Tudingan Uang Pelicin, Begini Alasan Disdukcapil Batola Tentang KTP
apahabar.com

Kalsel

Menengok Sapi Kurban Jokowi Berbobot 762 Kg di Masjid Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Warga Banjarmasin Tolak Lokasi Karantina Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Imigrasi Banjarmasin Siap Tangkal WNI Eks ISIS Masuk Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pengobatan Korban Truk Damkar Terbalik di Banjar Digratiskan
apahabar.com

Kalsel

Mayat Wanita Hamil Diduga Istri Muda Pembakal HST, Polisi Buka Penyelidikan
viral

Kalsel

Viral! Video Puluhan Truk ‘Mengular’ di Jalan Gubernur Syarkawi Kalsel

Kalsel

Ada Caleg yang Dihapus dalam Daftar, Siapa Mereka?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com