Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes

Mau Nuntut Ilmu, Tiga Jemaah Haul Guru Sekumpul Asal Jawa Kehabisan Ongkos

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 21:25 WIB

Mau Nuntut Ilmu, Tiga Jemaah Haul Guru Sekumpul Asal Jawa Kehabisan Ongkos

Tiga pemuda asal Pulau Jawa kehabisan ongkos di Martapura. Kini mereka menginap di rumah kosong di Desa Keramat Baru, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalsel. Foto-apahabar.com/hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Tiga santri asal Pulau Jawa terpaksa menginap di Makam Datu Bagul, Desa Keramat Baru, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Mereka semula datang menghadiri Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul akhir Februari lalu. Kini nasib mereka kehabisan ongkos ditambah pandemi virus Corona (Covid-19), ketiganya pun terpaksa hidup dengan bantuan apa adanya.

Ketiganya adalah, Sunaryo (30) warga Desa Cisampih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kemudian Sudratul Arasy (23), warga Desa Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Yang terakhir Aldy Ibnu Mauladi (24), warga Desa Curung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sunaryo mengatakan, ia bersama dua rekannya sama-sama mondok di Pesantren Darul Musthofa Bogor.

Karena memang sama-sama menyukai ziarah makam wali, mereka berinisiatif pergi ke Kalsel untuk menghadiri Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul yang pertama kalinya.

“Kami naik pesawat, dan menginap di penginapan dekat Sekumpul,” jelasnya, Rabu (29/4) saat ditemui sejumlah awak media.

Selama haul, mereka sempat membantu di dapur umum. Namun, seusai haul, mereka tidak langsung pulang ke tempat asal, dengan niat menuntut ilmu di Martapura.

Lambat laun, perbekalan mereka habis dan terpaksa menginap di Mesjid Syairus Sholihin atau Masjid Pancasila di Sekumpul.
Saat kondisi di Kabupaten Banjar khususnya di Martapura berstatus tanggap darurat Covid-19, mereka disuruh pindah dari Masjid Pancasila oleh Satpol PP.

“Lalu oleh kenalan di Sekumpul, kami diajak ziarah ke Datu Bagul sejak Jumat (awal Ramadan), hingga sampai sekarang di sini,” kata Sunaryo.

Sementara Aldy mengaku sebenarnya ingin sekali pulang, namun uang sudah habis dan tak mampu lagi membeli tiket pesawat.

“Apalagi di tengah pandemi, tidak mungkin bisa pulang dalam waktu dekat,” ucap Aldy. Ia bersyukur ada pengelola makam yang mau memberi tempat tinggal sementara serta bahan makanan.

Pengelola Makam Datu Bagul, Subhan mengaku bahwa ia baru mengetahui keberadaan tiga pemuda itu pada Minggu (26/4).

“Ternyata mereka sudah dua hari tidur di pelataran makam, dan katanya cuma berbekal kurma dan air putih,” jelas Subhan.
Karena merasa kasihan, Subhan lalu mempersilakan ketiganya untuk menginap di rumah kosong yang masih layak dihuni, tak jauh dari makam.

“Kita beri mereka sebisa mungkin berupa beras dan telur. Semoga dengan pemberitaan kawan-kawan, nasib mereka lebih bisa diperhatikan,” ujar Subhan.

Sementara Kepala Lingkungan Desa Keramat Baru Anang Safuani menuturkan, pihanya sudah mengunjungi ketiga jamaah tersebut. dan ia menyayangkan pihak pengelola makam tidak langsung melaporkan ke pihak aparatur desa.

Ia menuturkan, kondisi saat ini dilematis. Satu sisi ada warga orang luar yang terlantar, namun di sisi lain, warga sendiri yang layak dibantu pun masi belum mendapatkan bantuan pemerintah.

Terlebih lagi, ungkapnya, dana desa sudah dipotong untuk penanggulangan virus Corona.

“Kemarin kami bersama pihak Dinas Sosial Kabupaten Banjar sudah mengunjungi ketiganya, namun sampai saat ini belum ada lagi informasi lanjutan dari Dinas Sosial. Akan kami coba koordinasikan lagi,” ucapnya.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Mulai Ditinggal Mudik
apahabar.com

Kalsel

Kecamatan Batulicin Terima Dana Bantuan JPS Tahap Pertama
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Temui Habib Banua, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Warga Gambut Geger, Mayat Ditemukan dalam Sungai Buatan
apahabar.com

Kalsel

26 Hari Dirawat, Satu Lagi Pasien di Batola Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Gedung Baru, Puskesmas Marabahan Punya Nilai Tawar
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Kotabaru Bagi Sembako Senilai Rp 2,8 Miliar untuk Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Hujan Mengguyur, Kendaraan Mengular di Kayutangi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com