Ini 5 Strategi Indef Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Salut.. AKBP Afeb Dkk Inisiasi Darul Qur’an di Sungai Jingah
agustus

Melanggar PSBB, 7 Perusahaan di Jakarta Barat Ditutup

- Apahabar.com     Rabu, 22 April 2020 - 21:46 WITA

Melanggar PSBB, 7 Perusahaan di Jakarta Barat Ditutup

Ilustrasi - Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl Jenderal Sudirman. Pemprov DKI Jakarta akan memberikan saksi berupa mencabut perizinan kepada perusahaan yang tetap beroperasi di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kecuali delapan sektor yang memang diizinkan. Foto-Antara/Akbar Nugroho Gumay/hp.

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 7 perusahaan ditutup sementara oleh Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat karena melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Sampai kemarin sudah 59 perusahaan yang kami monitoring, namun tujuh di antaranya kami lakukan penutupan sementara,” kata Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat, Ahmad Ya’la di Jakarta, Rabu (22/04).

Ya’la mengatakan, 7 perusahaan tersebut tidak termasuk perusahaan yang dikecualikan menurut aturan PSBB.

Sedangkan bagi perusahaan yang termasuk sektor pengecualian dalam PSBB, selama beroperasi wajib mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan.

Bagi perusahaan yang tidak termasuk dalam sektor dikecualikan, namun memiliki izin dari Kementerian Perindustrian, juga wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan COVID-19, seperti menjaga jarak fisik, menerapkan “work from home” (WFH), pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan penyanitasi tangan dan lain sebagainya.

Ya’la mengatakan, monitoring dan pengawasan pada sejumlah perusahaan di Jakarta Barat sudah dilakukan sejak 14 April 2020. Tercatat hingga Selasa (21/04) dipantau sebanyak 59 perusahaan tersebar di sejumlah kecamatan di Jakarta Barat.

“Jika tidak mematuhi, maka akan kami lakukan penutupan sementara. Monitoring ini kami laksanakan hingga 23 April, jika PSBB diperpanjang, maka monitoring akan terus dilakukan,” kata dia.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelecehan Mahasiswi

Nasional

Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Dekan FISIP Unri Tak Ditahan

Kalteng

Catat, Palangka Raya Berlakukan Sanksi Adat Bagi Maling Ikan
apahabar.com

Nasional

Rawat Wanita 350 Kg, Gunakan Tempat Tidur Beralas Brankas Baja
apahabar.com

Nasional

Kronologi Penangkapan Hiendra Soenjoto, Buron Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi
apahabar.com

Nasional

Di Manggarai Barat, Presiden Jokowi Bagi-Bagi Ribuan Sertifikat Tanah
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Istiqlal Diresmikan Jadi Salah Satu Masjid Terbesar
Pemilu 2024

Nasional

Pertaruhan 60 Tahun Golkar, Airlangga Target Menang Pemilu 2024
Erick Thohir

Nasional

Erick Thohir Dorong Akses Permodalan di Kampung Nelayan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com