Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Kalsel

Senin, 20 April 2020 - 14:29 WIB

Melanggar PSBB di Banjarmasin Siap-Siap Disanksi, Berikut Aturannya

Redaksi - Apahabar.com

Di tengah masa pandemi, Banjarmasin menyiapkan sejumlah regulasi untuk mendukung pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Covid-19. Foto sebagai ilustrasi penyemprotan disinfektan massal oleh Polda Kalsel. Foto-Humas Polda Kalsel for apahabar.com

Di tengah masa pandemi, Banjarmasin menyiapkan sejumlah regulasi untuk mendukung pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Covid-19. Foto sebagai ilustrasi penyemprotan disinfektan massal oleh Polda Kalsel. Foto-Humas Polda Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin bakal memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam waktu dekat ini.

Langkah itu diambil setelah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan menyetujui usulan Wali Kota Ibnu Sina.

Persetujuan tertuang di keputusan Menkes RI Nomor HK.O 1.07 / MENKES I 262 I 2O20 dalam rangka percepatan penanganan Virus Corona (Covid-19).

Aturan PSBB di Kota Seribu Sungai itu sangat berbeda dari imbauan dan surat edaran Pemkot yang sudah berlangsung.

Sebab PSBB telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020.

Baca juga :  Ditutup Sementara, 3 Pilar Turun Tangan Tertibkan Objek Wisata di HST

“PSBB ini amanat UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Jadi barang siapa yang menghalangi pelaksanaan PSBB bakal dikenakan sanksi,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Sanksi, Machli mengungkapkan warga yang secara sengaja menghalangi keberlangsungan pemberlakukan PSSB akan dipenjara selama 1 tahun dan denda Rp100 juta.

“Itu sanksinya secara umum dan paling minimal kalau warga yang tidak menggunakan masker akan langsung dipulangkan,” tegas Machli.

Baca juga :  Terapkan Disiplin, Sat Sabhara Polres HSU Datangi Warga Berkerumun Tak Pakai Masker

Jalannya protokol perlaksanaan PSBB bakal menunggu Peraturan Wali (Pilwali) Kota Banjarmasin keluar.

Pilwali akan mengatur segala macam yang diperbolehkan maupun tidak selama PSBB 14 hari ke depan.

Salah satu yang tertuang di Pilwali itu adalah aturan jam batas operasional aktivitas warga di luar rumah.

Machli menerangkan susunan pengusulan ini awalnya jam malam sampai pukul 21.00.

“Kemungkinan seperti itu, tapi kita menunggu Pilwali keluar,” pungkasnya.

apahabar.com

Infografis-apahabar.com/Zulfikar

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lagi, Pasien Hasil Tracking Btl-38 di Batola Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Gerakan 1000 Tumbler di Banjarmasin, Bakeuda Bagi-bagi 160 Botol ke ASN
apahabar.com

Kalsel

BEM Seluruh Indonesia Sepakat Tolak Eksploitasi Meratus!
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Natal, Wim Mandau: Wujudkan Tanbu Damai dan Penuh Cinta Kasih
apahabar.com

Kalsel

Kecewa Birokrasi BPJS Kesehatan, Pemkab Batola Putus Hubungan Kerja
apahabar.com

Kalsel

Kabar dari Hulu, Ekspresi Kegelisahan Masyarakat Barabai tentang Meratus

Kalsel

Wabup Bergeming, Kasus Jembatan Mandastana Bakal Seret Pejabat Batola
apahabar,com

Kalsel

Ditlantas Polda Kalsel Gelar Traffic Safety Parenting di MTsN 2 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com