3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Melanggar PSBB di Banjarmasin Siap-Siap Disanksi, Berikut Aturannya

- Apahabar.com Senin, 20 April 2020 - 14:29 WIB

Melanggar PSBB di Banjarmasin Siap-Siap Disanksi, Berikut Aturannya

Di tengah masa pandemi, Banjarmasin menyiapkan sejumlah regulasi untuk mendukung pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Covid-19. Foto sebagai ilustrasi penyemprotan disinfektan massal oleh Polda Kalsel. Foto-Humas Polda Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin bakal memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam waktu dekat ini.

Langkah itu diambil setelah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan menyetujui usulan Wali Kota Ibnu Sina.

Persetujuan tertuang di keputusan Menkes RI Nomor HK.O 1.07 / MENKES I 262 I 2O20 dalam rangka percepatan penanganan Virus Corona (Covid-19).

Aturan PSBB di Kota Seribu Sungai itu sangat berbeda dari imbauan dan surat edaran Pemkot yang sudah berlangsung.

Sebab PSBB telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 yang merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020.

“PSBB ini amanat UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Jadi barang siapa yang menghalangi pelaksanaan PSBB bakal dikenakan sanksi,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Sanksi, Machli mengungkapkan warga yang secara sengaja menghalangi keberlangsungan pemberlakukan PSSB akan dipenjara selama 1 tahun dan denda Rp100 juta.

“Itu sanksinya secara umum dan paling minimal kalau warga yang tidak menggunakan masker akan langsung dipulangkan,” tegas Machli.

Jalannya protokol perlaksanaan PSBB bakal menunggu Peraturan Wali (Pilwali) Kota Banjarmasin keluar.

Pilwali akan mengatur segala macam yang diperbolehkan maupun tidak selama PSBB 14 hari ke depan.

Salah satu yang tertuang di Pilwali itu adalah aturan jam batas operasional aktivitas warga di luar rumah.

Machli menerangkan susunan pengusulan ini awalnya jam malam sampai pukul 21.00.

“Kemungkinan seperti itu, tapi kita menunggu Pilwali keluar,” pungkasnya.

apahabar.com

Infografis-apahabar.com/Zulfikar

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pembatasan Banjarmasin, Dewan Ingatkan Urusan Perut Warga
apahabar.com

Kalsel

Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi?
apahabar.com

Kalsel

Empat Sahabat Kepergok Nyabu di Sungai Miai, Satu Marketing Media
apahabar.com

Kalsel

Sambut Penilaian Desa Wisata, Warga Desa Tiwingan ‘Perangi’ Sampah

Kalsel

BREAKING NEWS! Bapak Satu Anak di Banjarmasin Ditemukan Tewas Tergantung
Darurat Covid-19, Kapolres Kotabaru: Bubarkan Massa, Tindak Tegas yang Melawan

Kalsel

Darurat Covid-19, Kapolres Kotabaru: Bubarkan Massa, Tindak Tegas yang Melawan
apahabar.com

Kalsel

Harapan untuk Seniman Banua di Era Digital
apahabar.com

Kalsel

Raih Akreditasi A, ULM Dorong Peningkatan Jurnal Ilmiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com