Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Mengintip Kinerja Bawaslu Kalsel Saat Pandemi Corona

- Apahabar.com Jumat, 10 April 2020 - 15:24 WIB

Mengintip Kinerja Bawaslu Kalsel Saat Pandemi Corona

Ilustrasi Pilkada. Dok apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Empat tahapan Pilkada di Kalimantan Selatan resmi ditunda seiring mewabahnya Virus Corona (Covid-19).

Namun begitu kerja pengawasan tahapan Pilkada oleh Bawaslu rupanya tetap berjalan.

Salah satu misalnya, mencermati keabsahan berkas, syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan yang saat ini sudah diserahkan ke penyelenggara pemilu yakni KPU.

Penelitian syarat dukungan perseorangan itu dilakukan Bawaslu kota Kabupaten Se-kalsel, untuk memilah adanya data tak valid. Mulai dari kegandaan hingga ketidaksesuaian data yang diserahkan.

“Kami cermati itu dan kami juga ada program SKPP semua pakai daring [online] pengawasan karena KPU tunda tahapan,” ujar Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kaspiah kepada apahabar.com, Jumat (10/4).

Ia menerangkan sistem pengawasan dari Bawaslu tidak dengan berkomunikasi secara langsung. Melainkan data yang sudah ada itu yang bakal diteliti keabsahannya.

Kemudian perihal penundaan jadwal Pilkada yang telah disepakati melalui rapat dengar pendapat di DPR bersama pihak penyelenggara terkait.

Menanggapi itu, Erna masih menunggu regulasi pengganti undang-undang sebagai landasan hukumnya.

Sambil terus melakukan rapat koordinasi, jika Pilkada kembali berlangsung Bawaslu sudah siap.

“Saat ini kita tunggu, penundaan Pilkadanya belum, masih tunggu Perppu, tawaran KPU ada di 21 Maret dan 21 Septmber,” jelas dia.

Sekadar diketahui, pandemi Covid-19 memaksa empat tahapan Pilkada di Kalsel harus ditunda sejak Maret kemarin.

Adapun empat tahapan tersebut yakni pelantikan panitia pemungutan suara tingkat kelurahan, kemudian verifikasi faktual syarat dukungan bakal calon perseorangan.

Kemudian lagi, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih atau PPDP, serta tahapan pemuktahiran dan penyusunan daftar pemilih.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Cuncung H Maming

Politik

Cuncung H Maming Siap Bertarung Lagi di Pilkada 2024
Pilgub

Politik

Hanya 55,24 Persen, Partisipasi Pemilih Pilgub Kalsel di Tabalong Menurun
apahabar.com

Politik

Lolos Semua, KPU Banjar Tetapkan Tiga Paslon
apahabar.com

Politik

Biaya Mahal, Pemodal Besar ‘Kuasai’ Panggung Politik
apahabar.com

Politik

TKN Bantah Jokowi Pakai Alat Bantu Saat Debat Pilpres 2019
apahabar.com

Politik

Diusung 6 Parpol, Duet Rusli-Fadhlan Juga Didukung Puluhan Habib
apahabar.com

Politik

‘Pengobatan Gratis’ Sudian Noor yang Politis Disorot Pengamat
Pilwali

Politik

Pilwali Banjarbaru 2020, Pengamat: Aditya-Wartono dan Martinus-Jaya Lebih Bersaing Ketimbang Gusti-Iwan?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com