Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penanambaan KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

Mengintip Mewahnya Rumah Karantina Covid-19 Banjarmasin: Gizi sampai Cuci Pakaian Dipenuhi!

- Apahabar.com Kamis, 16 April 2020 - 16:18 WIB
  • apahabar.com, BANJARMASIN – Rumah Karantina di Jalan Perdagangan Kompleks Bumi Indah Lestari II, Kecamatan Banjarmasin Utara sudah bisa digunakan.

    Namun begitu masih banyak warga yang enggan melaporkan diri bahwa memiliki gelaja Covid-19.

    Padahal fasilitasnya bak hotel berbintang. Ada kasur empuk, kamar mandi dan sebagainya.

    Rumah karantina itu diperuntukkan penuh untuk mengantisipasi melonjaknya pasien dan memutus mata rantai Corona di Banjarmasin.

    Gedung Karantina Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) yang dialihfungsikan bahkan hanya untuk orang dalam pemantuan (ODP).

    Lalu fasilitas apa saja yang ditawarkan Rumah Karantina itu?

    Fasilitas yang bakal diperoleh pasien ODP di Rumah Karantina ini sangat memadai.

    Dari dua lantai yang difungsikan terdapat 12 kamar dengan 36 tempat tidur. Artinya satu kamar memiliki tiga tempat tidur.

    Layaknya sebuah hotel, di dalam kamar dilengkapi televisi, air conditioning (AC), kamar mandi, lemari dan fasilitas lainnya.

    Belum lagi ada petugas kebersihan dan loundry baju pribadi pasien.

    ODP juga mendapatkan asupan yang bergizi. Sehari tiga kali, pagi, siang dan malam.

    Juga ada tempat berjemur dalam dalam menangani pasien kasus Covid-19 agar tidak jenuh saat masa karantina di luar rumah pribadi mereka.

    Nah, kamar pasien ODP ini juga memiliki kategori. Kamar sebelah kanan bagi pasien berumur di atas 40 tahun.

    Sebaliknya di sebelah kiri hanya untuk pasien berusia di bawahnya.

    Pasien berjenis kelamin laki laki dan perempuan juga beda kamar.

    Pasien, kata Perawat Penjaga Afrizal Khairi Bakti yang ditemui apahabar.com, Kamis (16/4), bakal selalu mendapatkan perawatan medis yang signifikan.

    Dari satu sif jaga perawat, pasien menjalani pengecekan kesehatan berkala paling maksimal 2 kali tergantung kondisinya.

    Sedangkan sif perawat jaga terdapat tiga. Dari pukul 08.00-14.00, 14.00-21.00 dan 21.00-09.00.

    Pengecekan kesehatan pasien meliputi tanda vital, tensi, nadi, suhu badan, nafas per menit dan saturaksi oksigen.

    Bahkan demi menjaga keamanan alat medis. Setiap alat tersebut setelah digunakan akan disemprot cairan disinfektan.

    “Cuma sif terakhir yang terdapat dua perawat. Di lain itu hanya satu untuk menangani cek kesehatan rutin pasien ODP,” pungkasnya.

    Sebelumnya ada dua pasien berjenis kelamin laki laki berstatus ODP yang dirawat di Rumah Karantina.

    Mereka ini memiliki perbandingan umur yang cukup jauh. Satunya santri pondok asal Pulau Jawa berumur 15 tahun.

    Sisanya berumur 55 tahun yang melakukan perjalanan ke Banjarmasin. Sekarang kedua pasien ini sudah tak di sana. Keduanya sudah menjalani perawatan medis dan dinyatakan negatif terpapar Corona.

    “Mereka diperbolehkan pulang ke rumah karena sudah masa karantina dan dinyatakan sembuh,” dtuturnya.

    Reporter: Bahaudin Qusairi
    Editor: Fariz Fadhillah

    Editor: Redaksi - Apahabar.com

    Share :

    Baca Juga

    apahabar.com

    Kalsel

    Gelaran OMG! Fun Walk di Banjarmasin, Telkomsel Hadirkan Aplikasi SiCerdas
    apahabar.com

    Kalsel

    Data Ribuan Alumni SMANSA Banjarmasin, Siswansyah: Jika Terinfeksi Covid-19 Kami Bantu Maksimal
    apahabar.com

    Kalsel

    MK Tolak Permohonan Prabowo, Intip Respon Sekretaris Gerindra Kalsel
    apahabar.com

    Kalsel

    Kisruh PT RTP dan Karyawannya, Mediasi Disnaker Tabalong Belum Ada Titik Temu
    apahabar.com

    Kalsel

    Pesta Tuak, Pemuda di Kotabaru Tewas Penuh Luka Sayat
    apahabar.com

    Kalsel

    Pasien Positif Pertama di Marabahan Akhirnya Ditemukan
    apahabar.com

    Kalsel

    PLN Jamin Haul Guru Sekumpul Ke-14 Bebas Biarpet!
    Dua Hari Hilang, Kakek di Jambu Baru Ditemukan Mengapung di Sungai Barito

    Kalsel

    Dua Hari Hilang, Kakek di Jambu Baru Ditemukan Mengapung di Sungai Barito
    error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com