Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Ngotot Jumatan Lagi, Ratusan Warga di Martapura Berjemaah di Luar Pagar

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 16:25 WIB

Ngotot Jumatan Lagi, Ratusan Warga di Martapura Berjemaah di Luar Pagar

Suasana jamaah salat Zuhur di luar pagar Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Jumat (17/4). Foto-apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Untuk kali kedua, sejumlah warga ngotot untuk Jumatan di Masjid Al-Karomah Martapura.

Di depan pagar, tepatnya samping Jalan Ahmad Yani, terpajang spanduk besar surat pemberitahuan tentang peniadaan Salat Jumat selama pandemi Covid-19.

Namun begitu, pantauan apahabar.com ratusan warga tetap mendatangi masjid terbesar di Kalsel.

Ratusan jemaah ini seolah kebal terhadap imbauan yang mengimbau warga untuk tak berkerubung itu.

Aparat gabungan dari TNI-Polri serta Satpol PP yang menjaga ketat seluruh gerbang masjid dari dalam dibuatnya geleng-geleng kepala.

Polisi wanita (Polwan) yang diturunkan dari dalam mobil di luar pagar, lewat pengeras suara, mengimbau warga dengan santun menggelar salat Zuhur di rumah masing-masing, dan meninggalkan areal masjid.

Sementara dari dalam pagar atau wilayah halaman Masjid Al-Karomah, petugas kukuh berupaya memberi pengertian kepada jemaah.

Sebagian warga pun berangsur-angsur balik kanan. Namun sebagian masih menunggu.

Tampak sejumlah jemaah melontarkan suara keras dengan kalimat tidak pantas kepada aparat.

Beruntung aksinya dengan cepat diredam oleh aparat sehingga tak berujung provokasi.

Gerbang masjid yang banyak dipadati jemaah yaitu pagar di samping kiri masjid dan samping dekat pasar.

Seakan tak kehilangan akal, mereka ini pun memilih menggelar salat Zuhur berjemaah sekitar pukul 13.00 di depan jalanan depan pagar masjid.

Selesai berjemaah mereka berangsur pulang. Salah satu warga mengaku tetap datang ke masjid karena merasa aman.

“Saya tetap menjaga jarak, dan saya juga sehat bugar, jadi tetap ke masjid,” katanya yang mengaku mengetahui akan pemberitahuan pemerintah dan MUI.

Sementara Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menyayangkan aksi sebagian warga yang tak menggubris imbauan pemerintah itu.

Namun di sisi lain, Siswo bersyukur tidak ada insiden seperti Jumat lalu.

“Ini akan terus menjadi evaluasi kami. Yang jelas saya selalu menasihati anggota saya agar selalu bersabar, tidak terpancing emosi saat menghadapi warga, meskipun dikatain yang tidak pantas,” papar Dandim.

Reporter: Tim apahabar.com
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dendam Anak Diserempet, Ayah di Halong Tikam Tetangga
apahabar.com

Kalsel

Buka Festival Pencak Silat, Paman Birin Janjikan Kuntau Pecahkan MURI
apahabar.com

Kalsel

Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolres HSU Lepas 8000 Ekor Bibit Ikan
WO Nineteen Banjarbaru

Banjarbaru

Kisah Bisnis WO Nineteen Banjarbaru, Beranjak dari Keresahan Hingga Raih Cuan
apahabar.com

Kalsel

Puncak Acara MRSF Kalsel 2019 Sisakan 10 Ton Sampah di Halaman Kantor Gubernur
apahabar.com

Kalsel

Rencana HSS Bangun Islamic Center, Ini Harapan Guru Kapuh
apahabar.com

Kalsel

Dibentuk KTB, Desa Bukit Mulia Jadi Pilot Project di Kecamatan Kintap
apahabar.com

Kalsel

Polres HSU Bagikan 3 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com