Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal Susul Tanbu, Giliran 3 Pasien Tapin Sembuh dari Covid-19 Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19 Pemuda Mandastana Genapi 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Batola Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar




Home Kaltim

Jumat, 10 April 2020 - 12:18 WIB

ODP Bandel di Penajam Bakal Dikarantina di Rusunawa

Uploader - Apahabar.com

Rusunawa yang berada di kilometer satu Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, dijadikan tempat karantina ODP yang bandel terhadap imbauan pemerintah. Foto-antara

Rusunawa yang berada di kilometer satu Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, dijadikan tempat karantina ODP yang bandel terhadap imbauan pemerintah. Foto-antara

apahabar.com, PENAJAM – Warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terkait Covid-19 di Penajam Paser Utara yang tidak disiplin terhadap imbauan isolasi mandiri bakal dikarantina di kompleks rumah susun sewa yang berada di kilometer satu Kecamatan Penajam.

“ODP yang tidak menaati anjuran untuk mengisolasi mandiri di rumah masing-masing akan dikarantina di rusunawa,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong dilansir Antara, Jumat (10/4).

Setelah melakukan evaluasi dari hasil pemantauan, ternyata masih ada ODP yang tidak mematuhi atau bendel terhadap imbauan karantina mandiri tersebut.

Seharusnya orang yang masuk dalam pemantauan wajib mengisolasi diri selama 14 hari, tidak boleh keluar rumah dan dipantau petugas kesehatan.

Baca juga :  Perlu Ratusan Juta untuk Tes Urine PNS-THL di Penajam

Berdasarkan evaluasi dari hasil pemantauan tim Puskesmas lanjut Arnold Wayong, ODP yang bakal dikarantina karena tidak disiplin menaati imbauan pemerintah berjumlah 11 orang.

Para ODP yang bandel terhadap imbuan isolasi mandiri tersebut tegasnya, akan dijemput paksa tim medis bersama anggota TNI/Polri dibawa ke rusunawa untuk dikarantina.

“Sekitar belasan ODP yang akan masuk karantina di rusunawa itu akan dijemput ke rumah masing-masing oleh tim Puskesmas didampingi TNI/Pori,” ucap Arnold Wayong.

Karantina terpusat bagi ODP yang masih melakukan aktivitas atau sering ke luar rumah tersebut menurut Arnold Wayong, agar tidak meresahkan warga serta mencegah penularan COVID-19 di lingkungan masyarakat sekitar.

Baca juga :  Stok Pupuk Subsidi di Kaltim Aman

Ia menimpali lagi, warga yang berhubungan erat dengan pasien dalam pengawasan (PDP) atau pasien tanpa gejala juga bakal dikarantina di rusunawa kilometer satu Kecamatan Penajam.

“Masa karantina ODP maupun pasien tanpa gejala di rusunawa itu berlaku sampai kondisi yang bersangkutan benar-benar pulih bebas dari virus corona,” kata Arnold Wayong.

Dalam proses pengawasan di kompleks rusunawa akan melibatkan aparat TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas medis untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat.(Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Satu dari 17 Anak di Kaltim Alami Kekerasan Seksual
apahabar.com

Kaltim

Masuknya NAM Air Pacu Pertumbuhan Penumpang APT Pranoto
apahabar.com

Kaltim

Jemput Bola, DPMPD Kaltim Teken Kontrak Kinerja Ratusan TPP
apahabar.com

Kaltim

Demo Penajam, dan Alasan Dewan Pengupahan UMK Tak Naik
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Segera Rekrut Puluhan Pendamping Desa
apahabar.com

Kaltim

Konsumsi Narkoba, Empat Honorer Panajam Putus Kontrak
apahabar.com

Kaltim

Tol Langit Diresmikan, Bupati: Masih Ada Blank Spot di Sepaku
apahabar.com

Kaltim

Pemprov Bidik Pembebasan Lahan Jalan Tol Balikpapan-PPU