Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh




Home Kaltim

Kamis, 23 April 2020 - 17:11 WIB

ODP Covid-19 Sudah Tersebar di Kelurahan Se-Balikpapan

rifad - Apahabar.com

Kota Balikpapan. Foto-IniBalikpapan.com

Kota Balikpapan. Foto-IniBalikpapan.com

apahabar.com, BALIKPAPAN – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Balikpapan tinggal 417 orang. Padahal sebelumnya 3.087 orang.

“Mereka semua tersebar di seluruh kelurahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Balikpapan Andi Sri Juliarty, Kamis (23/4) dilansir Antara.

Sudah ada enam transmisi lokal atau ada orang yang tertular walaupun tidak punya riwayat pergi ke luar daerah atau pergi ke luar negeri dan saat ini jumlah penderita positif yang dirawat di RS Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) menjadi 19 orang.

“Karena itu Balikpapan sudah zona merah,” tegasnya.

Bahkan status zona merah ini sudah ditetapkan sejak 23 Maret lalu, sepekan setelah pasien positif pertama ditemukan.

“Untuk antisipasi penyebaran lokal, sejak itu juga sejumlah jalan ditutup agar masyarakat tidak banyak berpergian,” katanya.

Baca juga :  Long Boat Karam di Riam Udang Mahulu, Tiga Masih Hilang

Juliarty mengingatkan dan meminta masyarakat tetap waspada dan tetap disiplin menjalankan protokol menghadapi Covid-19 seperti selalu mengenakan masker bila ke luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

“Masker adalah pertahanan utama, sebab Covid-19 ini menular lewat saluran napas, yaitu hidung dan mulut,” terang dr Dio, panggilan akrab Kadinkes Juliarty.

Untuk menambah kewaspadaan, sementara ini pasien positif terpapar Covid-19 bertambah satu lagi di Balikpapan.

Diketahui, pasien ini tertular dari pasien positif sebelumnya, di mana keduanya adalah rekan kerja. Kedua pasien adalah laki-laki berusia 34 tahun.

Baca juga :  Baru Ratusan Ribu di Kalsel, Pengisian Sensus Penduduk Online Berakhir Hari ini

Di tingkat masyarakat di Balikpapan, imbauan pemerintah untuk tidak ke mana-mana kecuali ada keperluan mendesak umumnya ditaati dengan baik.
Jalan-jalan raya menjadi lapang, bahkan saat blokade jalan dibuka antara pukul 15.00-20.00.

“Kami juga bikin pos di depan gerbang perumahan seperti ini. Kami periksa warga yang masuk terutama, cek suhu badannya, dan minta cuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan,” kata Yahya, Ketua RT 24 perumahan Taman Bukit Sari di Kelurahan Graha Indah.

Di pintu-pintu gerbang perumahan dipasang portal. Juga disediakan drum berisi air yang dikasih keran sehingga siapa saja dapat mencuci tangan dengan mudah. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Ribuan Warga Penajam Dapat BST Rp 600 Ribu
apahabar.com

Kaltim

Kabar Gembira, 3 Menara Telekomunikasi di Mahulu Segera Aktif

Kaltim

Didemo, Gubernur Kaltim Serap Aspirasi dari Kegubernuran
apahabar.com

Kaltim

Imbauan Pemprov Kaltim soal Akun Palsu Gubernur Isran
apahabar.com

Kaltim

Kurangi Banjir, Kaltim Coba Kolam Retensi
apahabar.com

Kaltim

ODP Bandel di Penajam Bakal Dikarantina di Rusunawa
apahabar.com

Kaltim

Didemo, Wagub Bakal Kaji Rencana Pabrik Semen Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Jalan Tol Pertama di Kalimantan, Ditarget Siap Dukung Mudik Lebaran 2019